Show simple item record

dc.contributor.advisorArifiantini, Iis
dc.contributor.authorFuri, Elsy Rahmi
dc.date.accessioned2023-11-02T02:28:23Z
dc.date.available2023-11-02T02:28:23Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130083
dc.description.abstractSalah satu aspek penting dalam penilaian kualitas sperma adalah penentuan persentase akrosom utuh, akrosom adalah organel sekretori asam yang berisi enzim hidrolitik yang penting untuk penetrasi sperma melalui zona pelusida dan fusi dengan oosit selama proses fertilisasi. Rusaknya akrosom dapat terjadi karena perubahan degeneratif pada membran selama pembekuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tudung akrosom utuh (TAU) semen segar dan semen beku dari tiga bangsa sapi yang berbeda. Enam ekor sapi dewasa kelamin terdiri dari 2 Friesian Holstein (FH), 2 Simmental dan 2 Limousin milik Balai Inseminasi Buatan (BIB) yang digunakan sebagai sumber semen dalam penelitian ini. Koleksi semen dan pengolahan dilakukan sesuai protokol BIB tersebut. Pengujian akrosom dievaluasi menggunakan mikroskop fase kontras yang pada semennya telah dicampurkan dengan larutan formol-saline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TAU semen segar sapi FH lebih tinggi (p<0.05) dibandingkan sapi Simmental dan Limousin. Pada semua bangsa sapi, persentase TAU setelah thawing terjadi penurunan yang signifikan dibandingkan dengan semen segar. Penurunan TAU dari semen segar ke semen beku sebesar 5.6-7.07%.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcVeterinary Scienceid
dc.subject.ddcVeterianry Clinic Reproduction and Pathologyid
dc.titlePengujian keutuhan tudung akrosom sperma pada semen segar dan semen beku sapiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBogor Agricultural Universityid
dc.subject.keywordInstitut Pertanian Bogorid
dc.subject.keywordIPBid
dc.subject.keywordAcrosome intactid
dc.subject.keywordFrozen semenid
dc.subject.keywordRaw semenid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record