| dc.description.abstract | Salah satu masalah yang dihadapi petani di Jawa Baral adalah menurunnya hasil tanaman kubis-kubisan akibat serangan penyakit akar gada (club roof) yang disebabkan oleh Plasmodiophora brassicae Wor.
Upaya yang dilakukan untuk mengatasi penyakit akar gada telah banyak dilakukan, tetapi tidak dapat
mengontrol penyakit tersebut secara menyeluruh. Penggunaan electric furnace slag merupakan
tindakan alternatif untuk mengatasi penyakit akar gada pada tanaman kubis.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai penggunaan electric furnace slag dalam mengatasi
penyakit akar gada dan membandingkan pengaruhnya dengan pestisida.
Penelitian dilaksanakan di Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur dari bulan Juni sampai
Oktober 1997. Analisis sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah,
Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, lnstitut Pertanian Bogor.
Bibit-bibit kubis (Varietas Green-11) ditanam dalam petak-petak percobaan yang berukuran 3 x 3 m²
dengan jarak tanam 50 cm x 40 cm. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan percobaan faktorial dalam rancangan kelompok lengkap teracak. Percobaan terdiri dari dua faktor yaitu perlakuan electric furnace slag dan Nebijin. Perlakuan electric furnace slag terdiri dari tiga
taraf untuk menyetel nilai pH (H₂0) tanah menjadi pH awal (SO); 6.5 (S1), dan 7.5 (S2). _Jumlah
slag yang diper!ukan untuk mencapai nilai-nilai pH tersebut ditetapkan dengan metode kurva buffer, dan jumlahnya adalah O ton/ha untuk pH awal; 51 ton/ha untuk pH 6.5; dan 210 ton/ha untuk pH 7.5. Faktor Nebijin terdiri dari dua taraf yaitu tanpa Nebijin (NO) dan dengan Nebijin sebesar 30 kg/ha (N1). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. | id |