| dc.description.abstract | Di dunia ini pencemaran udara karena gas-gas emisi terutama
karbondioksida terus meningkat yang menyebabkan pemanasan global. Hal ini
menjadi salah satu kekhawatiran akan masa depan bumi karena luas hutan yang
ada tidak mampu menyerap gas-gas emisi tersebut. Indonesia merupakan salah
satu negara berkembang yang memiliki luasan hutan tropis yang tinggi sehingga
kemampuan untuk menyerap karbon juga tinggi. Hutan menyerap karbon melalui
proses fotosintesis dan disimpan dalam bentuk biomassa. Pengukuran terhadap
biomassa dibutuhkan untuk mengetahui berapa besar simpanan karbon per satuan
luas yang tersimpan dalam hutan. Simpanan karbon pada hutan tanaman
dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain umur tanaman, tingkat kesuburan
tanah atau habitat tempat tumbuh, dan jarak tanam atau kerapatannya. Selain itu
potensi karbon juga tersimpan pada tumbuhan bawah, semak, serasah, dan liana.
Karena itu tidak dapat diabaikan karena dapat membuat perhitungan biomassa
total hutan menjadi underestimate. Tujuan penelitian ini adalah untuk menduga
potensi karbon yang tersimpan dalam pengelolaan hutan tanaman Jati di KPH
Blitar.
Penelitian ini dilaksanakan di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blitar,
Perum Perhutani Unit II Jawa Timur. Waktu penelitian dimulai pada bulan Juli
sampai Agustus 2006. Obyek dalam penelitian ini adalah tegakan hutan tanaman
Jati (Tectona grandis) mencakup tumbuhan bawah dan serasahnya. Alat-alat yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Tarif Volume Lokal, pita ukur, kompas,
timbangan, tali, kantong plastik dan kertas, oven, sabit, gunting, dan alat tulis. | id |