Show simple item record

dc.contributor.advisorPasaribu, Fachriyan Hasmi
dc.contributor.advisorTuasikal, Boky Jeanne
dc.contributor.authorGea, Eronu Firastu Ifolala
dc.date.accessioned2023-10-27T00:00:00Z
dc.date.available2023-10-27T00:00:00Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128706
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kejadian mastitis dan derajat patogenitas Staphylococcus pada peternakan sapi perah di wilayah Cisurupan, Bayongbong, dan Cibungbulang. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 250 sampel susu yang telah diuji CMT dan berasal dari 65 ekor sapi perah di daerah Bogor dan Garut. Penelitian dilakukan dengan metode TPC, dan uji karakterisasi isolat. Uji karakterisasi isolat meliputi penanaman isolat di agar BPA, agar darah, pewarnaan Gram, uji gula-gula (manitol dan glukosa), uji katalase, dan uji koagulase. Berdasarkan hasil uji CMT diketahui prevalensi mastitis subklinis tertinggi berada di wilayah Cibungbulang (100 %), diikuti oleh Cisurupan (94,84 %), dan Bayongbong (93,50 %). Hasil ini sejalan dengan data TPC, dimana nilai TPC tertinggi berada di wilayah Cibungbulang (1.764.613 cfu/ml), diikuti Cisurupan (1.309.490 cfu/ml), dan Bayongbong (1.094.470 cfu/ml). Tingkat patogenitas tertinggi oleh Staphylococcus sp. berada di wilayah Cisurupan (82,22 %), diikuti Cibungbulang (78,84 %), dan Bayongbong (24 %).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universtyid
dc.subject.ddcVeterinary scienceid
dc.subject.ddcAnimal diseases and veterinary healthid
dc.titleKejadian mastitis subklinik yang disebabkan oleh staphylococcus sp. di peternakan sapi perah wilayah Cisurupan, Bayongbong, dan Cibungbulangid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCMTid
dc.subject.keywordSapi perahid
dc.subject.keywordMastitisid
dc.subject.keywordStaphylococcus sp.id
dc.subject.keywordBogor Agricultural Universityid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record