| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai fisiologis hematologi
(eritrosit, PCV, Hb, MCV, MCH, MCHC, dan leukosit) dan rasio netrofi:limfosit
monyet ekor panjang pada kondisi dinamis dengan perbedaan pengaturan
mikroklimat (suhu dan kelembaban). Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji
kemungkinan terjadinya gejala stres melalui pengukuran rasio netrofil:limfosit
sebagai indikator stres secara tidak langsung. Pada penelitian ini digunakan 10
monyet ekor panjang jantan berumur 3 hingga 5 tahun yang ditempatkan pada
kamar dengan suhu dan kelembaban ruangan sebesar 29,00±1,95°C dan
79,52±1,57% selama 7 hari untuk masa adaptasi. Setelah itu, dilakukan
pengaturan suhu dan kelembaban ruangan sebesar 25,79±1,16°C dan
80,19±9,05% selama 14 hari pada masa perlakuan. Pada perlakuan akhir, monyetmonyet
ini dikondisikan kembali pada suhu dan kelembaban ruangan sebesar
29,00±1,95°C dan 79,52±1,57% selama 14 hari pada masa pasca perlakuan.
Pengambilan darah dilakukan melalui vena femoralis pada hari terakhir masa
adaptasi, hari ke-1, ke-4, ke-7, ke-14, dan ke-28. Hasil yang diperoleh
menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari pengaturan suhu
dan kelembaban ruangan terhadap kondisi hematologi dan rasio netrofil:limfosit.
Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai seluruh parameter yang diperoleh masih
berada dalam rentang nilai normal sesuai literatur. Selain itu, tidak ditemukan
adanya gejala stres berdasarkan kajian rasio netrofil:limfosit. Kondisi dengan suhu
dan kelembaban ruangan sebesar 25,79±1,16°C dan 80,19±9,05% merupakan
kondisi terbaik bagi kehidupan monyet ekor panjang. | id |