Show simple item record

dc.contributor.advisorPanuju, Dyah Retno
dc.contributor.advisorWahjunie, Enni Dwi
dc.contributor.authorSholihah, Rizqi I'anatus
dc.date.accessioned2023-10-26T23:24:18Z
dc.date.available2023-10-26T23:24:18Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128665
dc.description.abstractPeningkatan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan permintaan akan lahan untuk area produksi pangan, permukiman, dan fasilitas umum. Sementara itu, ketersediaan lahan untuk memenuhi semua kebutuhan hidup manusia relatif tetap dan terbatas, sehingga mendorong terjadinya penggunaan lahan yang tidak sesuai daya dukungnya. Ketidaksesuaian antara pemanfaatan lahan dengan daya dukungnya memberikan dampak buruk secara fisik dan ekonomi. Guna menghindari hal tersebut diperlukan pemilihan pola tanam yang optimal pada lahan pertanian untuk mendukung perencanaan pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Model optimasi linear goals programming (LGP) dipilih untuk menyusun alternatif pengelolaan sumberdaya lahan. Wilayah penelitian mencakup empat kecamatan di Kabupaten Subang, yaitu Kecamatan Cipeundeuy, Kalijati, Pabuaran, dan Patokbeusi. Perumusan model optimasi pola tanam pada lahan pertanian di wilayah ini disusun untuk mencapai tiga sasaran, yaitu (1) erosi ditekan seminimal mungkin sehingga dapat menjaga kelestarian lahan, (2) memberikan manfaat ekonomi tertinggi bagi petani, dan (3) memenuhi kebutuhan beras penduduk di wilayah penelitian. Hasil akhir penyusunan model optimasi ini adalah pola tanam optimal untuk setiap satuan lahan yang memenuhi tiga sasaran skenario. Pada penelitian ini disusun 12 skenario dengan sasaran berbeda. Hasil optimasi menunjukkan bahwa skenario VI dan XII memenuhi target yang diharapkan dibandingkan skenario lainnya. Kedua skenario ini menghasilkan pola tanam optimal dengan nilai erosi paling rendah sebesar 85.528,10 ton/tahun, memberikan manfaat ekonomi tertinggi bagi petani sebesar Rp 525.890.970.000,- dan mampu memenuhi kebutuhan beras penduduk di wilayah penelitian sebesar 46.598 ton GKP untuk skenario VI serta 181.730 ton GKP untuk skenario XII. Berdasarkan hasil analisis decision tree, pola sebaran spasial lahan optimal dipengaruhi oleh manfaat ekonomi yang diperoleh petani.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAgriculture - Land Resource Managementid
dc.titleOptimasi Pola Tanam pada Lahan Pertanian dengan Mempertimbangkan Potensi Erosi, Land Rent, dan Kecukupan Beras di Wilayah Subang, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcropping patternid
dc.subject.keyworderosionid
dc.subject.keywordland rentid
dc.subject.keywordlinear goals programmingid
dc.subject.keywordrice sufficiencyid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record