Pola-Pola Pencaharian Nafkah di Pedesaan Studi Kasus Perubahan Pola Pencaharian Nafkah pada Suatu Desa di Jawa Barat

View/ Open
Date
1986Author
Sumitro, Bambang
Sajogyo
S.M.P. Tjondronegoro
I.B. Teken
Kusumadewa, Arie Lastario
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan di pedesaan. dalam rangka meningkatkan pendapatan rumahtangga merupakan usaha yang sangat penting karena sebagian besar rumahtangga yang pendapatannya sangat rendah berada di pedesaan. Tingkat pendapatan yang masih rendah menarik perhatian untuk diteliti karena berkaitan erat dengan masalah-masalah sosial ekonomi lainnya dalam masyarakat desa. Sasaran usaha meningkatkan pendapatan adalah rumahtangga dengan mengutamakan aspek tenagakerja yang terlibat dalam proses produksi dan kegiatan-kegiatan pencaharian nafkah lainnya.
Penyebab utama timbulnya berbagai masalah yang berkaitan dengan pola-pola pencaharian nafkah di pedesaan pada negara yang sedang berkembang adalah pertambahan penduduk yang lebih cepat daripada perluasan kesempatan kerja, perubahan struktur sosial yang mengarah kepada ketimpangan alokasi sumberdaya alam, dan keterbatasan teknologi dalam memanfaatkan sumberdaya alam yang tersedia.
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini mencakup faktor-faktor dari dalam dan dari luar desa yang menyebabkan perubahan pola pencaharian nafkah rumahtangga, dampak perubahan pola pencaharian nafkah terhadap pendapatan rumahtangga, hubungan antara pola pencaharian nafkah pertanian dan industri/kerajinan serta akibat perubahan pola pencaharian nafkah terhadap perubahan lapisan rumahtangga di desa.
Akibat pertambahan penduduk (angkatan kerja) dan peningkatan kebutuhan ekonomi telah menyebabkan tekanan yang semakin berat terhadap usaha pencaharian nafkah dan persaingan yang semakin tajam terhadap sumberdaya alam yang semakin langka. Keduanya juga mengakibatkan ketimpangan pemilikan lahan pertanian, komersialisasi dan penggunaan teknologi maju dalam usaha-usaha produksi atau kegiatan pencaharian nafkah lainnya. Dampak selanjutnya menyebabkan perubahan pola pencaharian nafkah rumahtangga dan perubahan kelembagaan hubungan kerja yang mengarah kepada ketimpangan pendapatan serta perubahan pelapisan rumahtangga di desa.
Desa kasus penelitian ini agak istimewa karena sebagian penduduknya berpencaharian nafkah pertanian dan sebagian besar yang lain pencaharian nafkahnya bersumber dari industri/kerajinan keramik. Ciri desa ini mendapat pengaruh yang kuat dari luar (kota) karena terletak berdampingan dengan pusat (pasar) kecamatan dan punya hubungan lalulintas yang lancar dengan ibukota kabupaten dan ibu-kota provinsi. Dahulu kira-kira sejak awal abad 20 sampai …
Collections
- DT - Human Ecology [639]

