| dc.description.abstract | Sampai saat ini, sebagian besar dari sistem usaha ekonomi masyarakat pedesaan adalah sistem usahatani berbasis lahan. Penggunaan lahan dominan di kawasan hulu DAS Cimanuk, khususnya Kecamatan Banyuresmi dan Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut adalah persawahan. Usahatani padi sawah dikembangkan pada berbagai tingkat kesesuaian lahan. Dalam upaya memberdayakan sistem usahatani yang demikian, dibutuhkan suatu sistem informasi kelayakan finansial berdasarkan tingkat kesesuaian lahan.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang tingkat kesesuaian lahan, keragaan input-output, tingkat kelayakan finansial, serta jangka waktu pengembalian investasi usahatani padi sawah. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif (uji taraf nyata), analisis simulasi model dengan menggunakan analisis kelayakan finansial (analisis Net Present Value, Revenue Cost Ratio, Profit Cost Ratio, dan Internal Rate of Return), serta perhitungan titik impas
(Break Event Point)…dst | id |