Show simple item record

dc.contributor.advisorSinukaban, Naik
dc.contributor.authorLaurentius ST.G.T.
dc.date.accessioned2023-10-25T10:26:38Z
dc.date.available2023-10-25T10:26:38Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128352
dc.description.abstractPertanian lahan kering selalu dihadapkan pada masalah tingkat erosi yang tinggi dan produktivitas lahan yang rendah, karena pada umumnya petani tidak menggunakan teknologi konservasi tanah dan air yang memadai. Untuk rnengatasi rnasalah tersebut penggunaan sisa tanaman sebagai mulsa dapat dilakukan sebagai alternatif tindakan konservasi tanah dan air. Mulsa sangat efektif rnenekan erosi yang terjadi dan dalam jangka panjang juga rnampu rnempertahankan/meningkatkan produktivitas lahan. Penelitan penggunaan mulsa sisa tanaman dan pengaruhnya terhadap produktivitas lahan yang tidak diolah masih terbatas dan belum diterapkan secara luas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pangaruh taraf penutupan rnulsa pada sistern penanaman tanpa olah tanah terhadap aliran permukaan, erosi, bobot isi, kadar air tanah dan tingkat ketahanan penetrasi tanah serta produksi jagung Hibrida CPI-2, pada tanah Latosol (Oxix Dystropept), Darrnaga.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcSoil scienceid
dc.subject.ddcMulcesid
dc.titlePengaruh penutupan mulsa pada sistem tanpa olah tanah (TOT) terhadap aliran permukaan erosi dan beberapa sifat fisik tanah serta produksi jagung hibrida CPI-2 pada latosol.(Oxic dystropept) Darmagaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record