View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi kevektoran filariasis di daerah transmigrasi lokal Padang Mardani dan sekitarnya, Kecamatan Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.574Mb)
      Date
      1987
      Author
      Murad, Muchlis
      Sigit, Singgih H.
      Usman, Salim
      Kirnowardoyo M., Santiyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Daerah Transmigrasi Lokal (Translok) Padang Mardani baru didiami oleh warganya yang berasal dari daerah-daerah yang terkena musibah bencana alam di Sumatera Barat. Lokasi permukiman mereka berdekatan dengan daerah endemik filariasis. Dengan keadaan demikian, mereka akan mudah kena penularan filariasis. Apalagi dengan tersedianya faktor-faktor yang mendukung ke arah terjadinya penularan tersebut di permukiman itu. Di berbagai daerah Indonesia telah diketahui 21 jenis nyamuk vektor filariasis. Di beberapa daerah malahan nyamuk vektornya lebih dari satu jenis. Begitu pula nya- muk vektor filariasis di propinsi tetangga Sumatera Barat telah tercatat, tetapi di Propinsi Sumatera Barat belum lagi diketahui. Penelitian ini bertujuan terutama untuk mengetahui masalah yang menyangkut kevektoran filariasis, antara la- in mengenai jenis-jenis nyamuk yang dapat berperan sebagai vektor filariasis dan besarnya populasi jenis-jenis dimaksud. Besarnya populasi dihitung berupa kelimpahan nisbi, frekuensi tertangkap, angka dominansi dan padat populasi masing-masing jenis. Juga sekaligus dipelajari kemungkinan jalannya siklus transmisi filariasis dan kemungkinan penanggulangannya di daerah penelitian pada dewasa ini dan masa datang. Sembilan jenis vektor tersangka didapati dari 58 jenis nyamuk yang ada di daerah penelitian. Kelimpahan nisbi dan padat populasi jenis nyamuk yang berkontak fisik dengan manusia dari nyamuk Ma. annulata sangat menyolok sekali dibanding dengan kedelapan jenis vektor tersangka lainnya di daerah Translok. Kelimpahan nisbi Ma. annulata dengan penangkapan cara lain pun sangat menonjol. Di kedua daerah lainnya empat jenis nyamuk yaitu: Ma. uniformis, Ma. bonneae, An. peditaeniatus dan Cx. pi- piens quinquefasciatus, saling bersaing dan dalam setiap penangkapan dengan menggunakan bermacam perangkap, hasil yang menonjol bervariasi di antara keempat jenis itu. Dengan melihat besarnya populasi dalam tiap-tiap penangkapan dan ditambah dengan pemeriksaan indung telur nyamuk vektor tersangka dapat diketahui bahwa vektor potensial filariasis di daerah Translok adalah Mansonia annulata, di Padang Mardani Ma. uniformis dan di Sago adalah Ma. bonneae. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128320
      Collections
      • MT - Agriculture [3999]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository