Show simple item record

dc.contributor.advisorSyafii, Wasrin
dc.contributor.advisorSari, Rita Kartika
dc.contributor.authorHerwanda, Satungga Yusuf
dc.date.accessioned2023-10-25T07:09:05Z
dc.date.available2023-10-25T07:09:05Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128242
dc.description.abstractEkstrak kayu bidara laut (Stychnos ligustrina Blume.) berpotensi mengandung zat ekstraktif yang bersifat anti malaria.Tujuan dari penelitian ini adalah menfraksinasi ekstrak etanol kayu bidara laut, menentukan kadar fraksi dan aktivitas anti malarianya serta menganalisis komponen kimia dua fraksi teraktif. Fraksinasi menggunakan metode kromatografi cair vakum (KCV) dengan pelarut kloroform dan methanol. Fraksi diuji aktivitas antimalarianya dengan parasit Plasmodium falciparum secara in vitro. Fraksi teraktif dianalisis komponen kimianya dengan kromatografi gas spektrofotometer massa (GC-MS). Fraksinasi ekstrak etanol dalam KCV menghasilkan 6 fraksi dengan rendemen berturut-turut 2.38, 0.1, 14.28, 22.34, 30.34, dan 25.57%. Fraksi 3 dan fraksi 4 memiliki aktivitas antimalaria sangat tinggi dengan nilai IC50 1.99 dan 0.39 µg/mL. Fraksi 1 tergolong aktif dengan nilai IC50 81.04 µg/mL, sedangkan fraksi 2, 5, dan 6 tidak tergolong fraksi yang aktif dengan nilai IC50 berturut-turut 1581.60, 1123.22, dan 81.04 mg/mL. Fraksi 3 dan fraksi 4 mengandung senyawa golongan alkaloid, fenolik, dan asam lemak.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural Univerity)id
dc.subject.ddcForestryid
dc.subject.ddcForest Productsid
dc.titleAktivitas antimalaria fraksi hasil fraksinasi ekstrak etanol Kayu Bidara Laut (Styrchnos ligustrina BLUME)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantimalarial activityid
dc.subject.keywordbidara lautid
dc.subject.keywordextractid
dc.subject.keywordPlasmodium falciparumid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record