Pengaruh perbedaan ketinggian tempat terhadap produksi susu dan konsumsi makanan sapi perah impor dan peranakan di Jawa Tengah
View/ Open
Date
1987Author
Perwito, Heroe Soepriyanto
Bey, Ahmad
Soedarsono
Sutardi, Toha
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan ketinggian tempat dari permukaan laut terhadap produksi susu dan konsumsi TDN (Total Digestible Nutrients), mengetahui pengaruh sapi impor dan peranakan terhadap produksi susu dan konsumsi TDN pada daerah-daerah yang berbeda ketinggiannya dari permukaan laut, serta mempelajari hubungan antara produksi susu dengan kali (Frekuensi) beranak, lama laktasi, konsumsi TDN, THI (Temperature Humidity Index), curah hujan dan mutu genetik ternak. Hipotesa penelitian ini adalah, bahwa tinggi rendahnya tempat dari permu- kaan laut erat kaitannya dengan produksi susu dan konsumsi makanan ternak serta produksi susu dipengaruhi secara berurutan oleh mutu genetik ternak, THI, curah hujan dan konsumsi makanan.
Penelitian ini dilakukan antara bulan Januari hingga Maret antara bulan Juni dan Juli 1986 di Kecamatan Karangnongko dan Klaten, Kecamatan Ungaran-Semarang, Kecamatan Tengaran-Semarang dan Kecamatan Selo-Boyolali. Sapi perah yang digunakan adalah jenis Fresien Holstein (FH) impor dan peranakan yang dipilih secara acak pada usaha peternakan sapi perah rakyat.
Pengamatan produksi susu dilakukan dua kali sehari selama lima hari pagi dan sore, sedangkan pengamatan konsumsi makanan dilakukan sekali dalam lima hari. Pengamatan cuaca dan iklim dilakukan dengan dua cara yaitu pertama, pengamatan iklim mikro dengan mengumpulkan dan mengolah data iklim jangka panjang yang berasal dari Stasiun Meteorologi Pertanian Khusus Ungaran, Getas dan Wonocatur serta Stasiun Vulkanologi Babadan. Kedua, dengan mengadakan pengamatan iklim mikro di dalam kandang. Unsur yang diamati adalah suhu dan kelembaban udara pada ketinggian sekitar 1.5 meter dari lantai. ..
