Penawaran beras Indonesia: suatu analisis kontribusi peubah penentu produksi beras Indonesia selama Pelita I - Pelita III
View/ Open
Date
1986Author
Lokollo, Erna Maria
Baharsjah, Sjarifuddin
I.G.B. Teken
Rasahan, Chairil A.
Prabowo, Dibyo
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Indonesia, kestabilan peningkatan produksi padi, hanya mungkin dapat dipertahankan atau dicapai, bilamana ditunjang oleh kedua komponen produksi, yaitu hasil rata rata per hektar dan luas panen yang stabil.
Dalam penelitian ini kedua komponen utama produksi tersebut dipisahkan dalam bentuk modifikasi dan dibangun atas dasar perubahan kemiringan sudut ("slope shifting") dan pergeseran titik potong ("intercept shifting") yang disebabkan oleh beberapa peubah tertentu.
Data sekunder dengan propinsi sebagai satuan contoh dipergunakan. Seluruh propinsi di Indonesia kecuali propinsi Timor Timur, sedangkan propinsi Maluku dijadikan satu dengan propinsi Irian Jaya yang dianalisa.
Penggunaan varitas unggul nyata dan sangat mempengaruhi ereal padi baik pada lahan sawah, maupun total saya secara kuantitatif, besarnya parameter adalah 0,9675 untuk total sawah.
Harga pupuk juga nyata mempengaruhi areal panen padi. Besarnya masing-masing adalah -1,6044 untuk padi sawah, -1,4646 untuk padi ladang dan -1,5434 untuk keseluruhan padi.
Dari model respons areal panen untuk padi sawah, propinsi Jawa Barat yang memberikan intersep peubah boneka yang nyata. Untuk padi ladang ada lima propinsi yang memberikan intersep peubah boneka nyata, yaitu Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Lampung. ...
Collections
- MT - Economic and Management [3197]
