Show simple item record

dc.contributor.advisorSantoso, Koekoeh
dc.contributor.advisorAchmadi, Pudji
dc.contributor.authorPakpahan, Aprianita
dc.date.accessioned2023-10-13T01:06:56Z
dc.date.available2023-10-13T01:06:56Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126431
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan untuk menguji potensi aspirin dalam mengatasi cekaman panas berdasarkan kualitas telur dan total protein puyuh. Asprin adalah jenis obat antipiretik yang bisa menghambat prostaglandin. Penelitian ini menggunakan 32 ekor puyuh, terdiri dari 16 ekor untuk perlakuan yang diberi cekaman panas 3 ºC selama 24 jam dan 16 ekor diberi perlakuan cekaman panas 35 ºC selama 8 jam setiap hari dalam waktu 2 minggu. Percobaan dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok A (aspirin 0 mg/kgBB), kelompok B (aspirin 2.5 mg/kgBB), kelompok C (aspirin 5 mg/kgBB), dan kelompok D (aspirin 7.5 mg/kgBB). Pemberian aspirin dilakukan setiap pagi hari dan pengambilan sampel telur dilakukan setiap hari sejak awal penelitian dilaksanakan serta pengambilan sampel darah dilakukan pada minggu kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspirin tidak dapat memulihkan kualitas telur puyuh dan total protein pada 24 jam cekaman panas. Akan tetapi, puyuh yang diberikan cekaman panas selama 8 jam dapat mengatasi cekaman panas dengan meningkatkan nilai kualitas telur dan mengembalikan nilai total protein ke keadaan normal pada dosis 7.5 mg/kgBB.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.titlePotensi Aspirin Dalam Mengatasi Cekaman Panas Berdasarkan Kualitas Telur dan Total Protein Darah Puyuh (Coturnix coturnix Japonica)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordaspirinid
dc.subject.keywordegg quailid
dc.subject.keywordheat stressid
dc.subject.keywordquailid
dc.subject.keywordtotal proteinid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record