Show simple item record

dc.contributor.advisorHidayat, Purnama
dc.contributor.authorVesti, Nidia
dc.date.accessioned2023-10-13T00:52:38Z
dc.date.available2023-10-13T00:52:38Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126426
dc.description.abstractJeruk merupakan buah yang banyak dibudidayakan di daerah Bali terutama di Kecamatan Tejakula. Serangan hama buah menyebabkan produksi buah turun kualitas dan kuantitasnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya kelimpahan hama buah diperkirakan adalah sistem pengairan tanaman. Praktek kerja ini bertujuan untuk mengetahui teknik budidaya tanaman dan kelimpahan hama buah jeruk pada dua lahan yang menggunakan teknik pengairan yang berbeda. Jenis pengairan tersebut adalah pengairan bokoran dan sawah. Pengairan bokoran diberikan untuk lahan yang letaknya tidak terjangkau aliran air dengan cara disirami air hanya disekitar tanaman. Sedangkan lahan dengan pengairan sawah digenangi air dalam periode waktu tertentu. Praktek kerja dilaksanakan di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Pengamatan dilakukan tiap minggu pada kedua lahan. Tanaman jeruk yang diamati adalah jeruk keprok Tejakula. Pengamatan meliputi teknik budidaya tanaman dan keberadaan hama buah pada lahan pengamatan. Metode pengamatan yang digunakan adalah pengamatan secara langsung terhadap hama yang ada, pengamatan gejala yang tampak dan penghitungan intensitas serangan hama buah. Hasil yang diperoleh dari pengamatan adalah intensitas serangan Bactrocera sp. (Diptera: Tephritidae) pada lahan dengan pengairan bokoran relatif tinggi yaitu 90% dan pada lahan dengan pengairan sawah 76,66%. Hama buah lain yang juga diamati populasinya yaitu Citripestis sagittiferella Moore (Lepidoptera: Pyralidae). Intensitas serangannya relatif rendah yaitu 33,33 % pada lahan dengan pengairan bokoran dan 13,33 % pada lahan dengan pengairan sawah. Parasit yang umumnya memarasit telur C. sagittiferella yaitu Trichogramma nana Zehntn (Hymenoptera: Trichogrammatidae). Persentase parasitisasi telur C. sagittiferella meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah telur pertanaman. Teknik pengairan, pengaturan jarak tanam serta pola tanam lahan pertanaman sangat mempengaruhi kebaradaan dan intensitas serangan kedua jenis hama buah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcPlant Protectionid
dc.titlePengamatan budidaya tanaman dan hama buah jeruk keprok tejakula (Ctrus nobilis) di Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng, Baliid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBactrocera sp.id
dc.subject.keywordTrichogrammatidaeid
dc.subject.keywordCitripestis sagittiferella Mooreid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record