Show simple item record

dc.contributor.advisorD.T. Sembel
dc.contributor.advisorManuwoto, Syafrida
dc.contributor.advisorKarouw, Max
dc.contributor.authorTulung, Max
dc.date.accessioned2023-10-06T00:32:48Z
dc.date.available2023-10-06T00:32:48Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125959
dc.description.abstractMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan aoak lengkap; dengan enam varietas tanaman kedelai sebagai perlakuan dan enam ulangan. Siklus hidup kutu daun A. glycines hampir sama pada enam varietaa yai tu 6 - 7 hari. Keperidian kutu daun pada varietas Kerinci, Wilis, KeEripik, Orba, No. 29 dan Lokon secara berturut-turut adalah 63.3, 52.7, 49.0 , 47.2, 37.0 dan 36.7 nimfa per induk. Demikian juga lama hidup pada varietaa Wilis, Kripik, Kerinoi, Orba, Loken dan No.29 seoara berturut-turut adalah 16.8, 16.5 , 12.8, 12.7, 10.7 dan 9.5 hari untuk setiap imago. Perkembangan populaai kutu daun A. glycines pada enam varietas kedelai dalam kurungan menunjukkan perbedaan nyata terutama aetelah hari ke-16. Perkembangan populasi kutu daun di lapangan aangat berfluktuasi hal ini disebabkan oleh hadirnya muauh alami predator Chilomenea sexmaculata P. (Ooooinellidae: Coleoptera) dan Iachidi- on acutellaris F. (Syrphidae; Diptera). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEntomologyid
dc.subject.ddcField cropsid
dc.titleTingkat resistensi beberapa varietas tanaman kedelai terhadap kutu daun aphis Glycines matsumoraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordAphis glycinesid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record