Show simple item record

dc.contributor.advisorKusnanto, Ali
dc.contributor.advisorSianturi, Paian
dc.contributor.authorRosita, Nidia
dc.date.accessioned2023-10-04T08:34:34Z
dc.date.available2023-10-04T08:34:34Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125847
dc.description.abstractPada karya ilmiah ini dibahas dua model penyebaran penyakit, yaitu model SVIS (Susceptible Vaccinated Infected Susceptible) dan SVIR (Susceptible Vaccinated Infected Recovered) yang disusun oleh Eunha Shim (2006). Kedua model ini menjelaskan gambaran umum tentang proses penularan penyakit epidemik dan analisis dari dinamika populasi serta analisis kestabilan titik tetap yang muncul. Berdasarkan hasil simulasi, dinamika model SVIS untuk kasus tingkat vaksinasi di bawah batas tingkat vaksinasi, jumlah populasi yang terinfeksi penyakit terus meningkat menuju suatu nilai tertentu. Sedangkan pada model SVIR jumlah populasi yang terinfeksi penyakit terus menurun hingga populasinya hampir mendekati nol. Hal ini dikarenakan pada model SVIR ada populasi yang sembuh setelah pemberian vaksin sedangkan pada model SVIS individu yang telah sembuh kembali menjadi rentan terhadap penyakit. Sedangkan pada kasus tingkat vaksinasi di atas batas tingkat vaksinasi, pada model SVIS maupun model SVIR, jumlah populasi yang terinfeksi menurun bahkan hampir mendekati nol. Dalam tulisan ini ditunjukkan bahwa pemilihan tingkat vaksinasi sangat berpengaruh pada jumlah populasi yang terinfeksi penyakit. Kata kunci :id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcMathematics and Natural Scienceid
dc.subject.ddcMathematicsid
dc.titlePengaruh vaksinasi pada model penyebaran penyakit SVIS dan SVIRid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordmodel SVISid
dc.subject.keywordmodel SVIRid
dc.subject.keywordtingkat vaksinasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record