| dc.description.abstract | Berbagai upaya dilakukan dalam rangka mengefisienkan
kebutuhan pupuk khususnya pada hara fosfor. Hara P mempunyai
ciri yang spesifik dalam hubungan tanah dan tanaman
karena efisiensi serapannya umumnya rendah. Hanya sebagaian
kecil saja P dapat diserap tanaman sedangkan sisanya
lebih banyak tertinggal di dalam tanah. Sehubungan dengan
permasalahan di atas melalui
penelitian ini dipelajari
penggunaan pupuk P melalui daun yang diharapkan dapat meningkatkan
serapan P bagian atas tanaman dan efisiensinya.
Dilakukan pendekatan laboratorium menurut persamaan
jerapan isotermal Langmuir untuk menetapkan konsentrasi 0.1
dan
-1
0.2 mg P ha dalam Iarutan keseimbangan. Kondisi P
tanah ini diciptakan dalam upaya mengkaitkan dengan tanggapan
tanaman terhadap pembetrian pupuk.
Penelitian dilaksanakan dalam rumah kaca menggunakan
tanaman tebu varitas PS 61. Percobaan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) Faktorial terdiri tiga faktor dan
diulang empat kali. Faktor pertama adalah perlakuan P larutan Tanah (PLT) terdiri tiga level yaitu <0.01, 0.1, dan
0.2 mg p 1-1_ Berturut-tulrut ketiga level disebut PLT
rendah, sedang, dan tinggi. Faktor kedua adalah Pupuk P
Tanah (PPT) terdiri tiga level yaitu 0, 20, dan 40 kg P
-1 ha . Faktor ketiga adalah Pupuk P Daun (PPD) terdiri tiga
level -1 yaitu 0, 2, dan 4 kg P ha Tanaman tebu ditebang
pada umur 88 hari. Peubah yang diamati antara lain ciri
kimia tanah, pertumbuhan tanaman, kadar hara dan serapan N,
P, K, Ca, Mg, Fe, Mn, Zn, dan Cu pada daun indeks dan bagian
atas tanaman. ... | id |