Show simple item record

dc.contributor.advisorPriawandiputra, Windra
dc.contributor.advisorAtmowidi, Tri
dc.contributor.advisorNurinsiyah, Ayu Savitri
dc.contributor.authorNurhayati, Putri Afin
dc.date.accessioned2023-09-27T04:39:00Z
dc.date.available2023-09-27T04:39:00Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125588
dc.description.abstractGunung Semeru adalah gunung berapi aktif tertinggi di Pulau Jawa yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Semeru menjadi menjadi tempat konservasi berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Namun, gastropoda darat belum termasuk dalam hewan yang dikonservasi. Gastropoda darat berperan dalam rantai makanan dan dapat menjadi indikator alami suatu kawasan bentang alam. Penelitian terakhir tahun 2021 menyebutkan ada 12 spesies gastropoda darat di kawasan Gunung Semeru pada ketinggian 800-1.000 m dpl. Landouria smimensis merupakan salah satu spesies gastropoda darat endemik yang dapat ditemukan di sepanjang ketinggian Gunung Semeru. Hingga saat ini belum ada data spesies gastropoda di sepanjang ketinggian Gunung Semeru. Oleh karena itu, karya ilmiah ini mempelajari dua rangkaian penelitian antara lain struktur komunitas gastropoda darat dan variasi morfometri untuk spesies Landouria smimensis di sepanjang rentang ketinggian di Gunung Semeru. Penelitian yang mengungkap keberadaan gastropoda darat di Gunung Semeru masih sangat minim dilakukan. Gunung Semeru dapat menjadi model bagi puluhan pegunungan yang ada di Pulau Jawa. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis tentang hubungan keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda darat dan hubungannya dengan ketinggian serta faktor-faktor lingkungan lainnya. Pengambilan sampel gastropoda darat dilakukan dengan metode purposive pada empat rentang ketinggian yaitu: 800-1.200 m dpl, 1.201-1.600 m dpl, 1.601-2.000 m dpl, dan 2.001-2.400 m dpl. Sampel kemudian diidentifikasi dan visualisasi pada tiga posisi (puncak, mulut cangkang, dan base). Spesies Landouria smimensis dewasa yang ditemukan di seluruh rentang ketinggian dilakukan analisis morfometri pada 6 karakter morfologi. Analisis data menggunakan Software PAST. Setiap ketinggian diketahui memiliki tingkat perbedaan keanekaragaman yang signifikan. Puncak keanekaragaman gastropoda darat pada penelitian ini terletak pada ketinggian 1.201-1.600 mdpl. Hasil identifikasi menunjukkan ada 22 spesies dari total 788 individu gastropoda darat, 5 spesies diantaranya diketahui endemik jawa. Sampel gastropoda yang diambil di sepanjang ketinggian di Gunung Semeru menghasilkan sebuah catatan baru. Gastropoda darat diketahui mengalami penurunan keanekaragaman seiring dengan bertambahnya ketinggian. Berdasarkan analisis Kriteria Indeks Akaike keanekaragaman gastropoda darat lebih dipengaruhi oleh tipe lahan dan keasaman tanah dibandingkan dengan ketinggian. Landouria smimensis memiliki variasi ukuran di setiap ketinggiannya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh habitatnya yang berbeda-beda karena dipengaruhi oleh suhu, curah hujan dan pH tanah yang bervariasi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStruktur Komunitas dan Variasi Morfometri Gastropoda Darat di Gunung Semeru, Indonesia.id
dc.title.alternativeCommunity Structure and Morphometric Variation of Land Snail on Mount Semeru, Indonesiaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordgastropodaid
dc.subject.keywordLandouriaid
dc.subject.keywordketinggianid
dc.subject.keywordmorfologiid
dc.subject.keywordSemeruid
dc.subject.keywordelevationid
dc.subject.keywordgastropodid
dc.subject.keywordLandouriaid
dc.subject.keywordmorphologyid
dc.subject.keywordsemeruid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record