Anatomi Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) dan Kerabatnya.
Abstract
Angin merupakan bagian dari sistem sirkulasi udara global yang bertindak
untuk menyeimbangkan suhu dan tekanan di seluruh dunia. Massa udara yang
terjadi membentuk angin konvergensi yang menyebabkan terjadinya awan
konvektif atau bahkan membentuk divergensi sehingga tidak berbentuk awan.
Proses-proses tersebut dapat terdeteksi melalui vortisitas. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui perubahan sirkulasi tropis dengan menganalisis proses pola
pergeseran medan konvergen dan vortisitas dari angin permukaan/horizontal.
Analisis mengenai pola pergeseran sirkulasi ini bisa terdeteksi dengan menghitung
nilai vortisitasnya dengan metode beda hingga. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa vortisitas di wilayah tropis cukup tinggi, dikarenakan pada daerah tropis
mendapatkan sinar matahari secara langsung. Daerah dengan vortisitas relatif
positif tinggi diasosiasikan dengan kejadian badai-badai siklonik di belahan bumi
utara (BBU), dan pada daerah dengan vortisitas negatif tinggi diasosiasikan
dengan kejadian badai siklonik di belahan bumi selatan (BBS). Vortisitas yang
tinggi mengakibatkan keawanan yang rendah. Daerah dengan vortisitas yang
tinggi cenderung mengakibatkan terjadinya badai siklonik. Nilai OLR
menunjukkan ketebalan awan, semakin kecil nilai OLR menunjukkan tingkat
keawanan yang semakin tebal, begitupun sebaliknya.
