Show simple item record

dc.contributor.advisorHarjadi, Sri Setyati
dc.contributor.advisorGunawan, Lily Winata
dc.contributor.advisorPoerwanto, Roedhy
dc.contributor.authorEfendi, Darda
dc.date.accessioned2023-09-15T01:11:20Z
dc.date.available2023-09-15T01:11:20Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124776
dc.description.abstractBeberapa perlakuan zat kimia telah dicobakan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap stimulasi pembungaan mangga. Percobaan dilakukan di kebun mangga PT Sata Harum yang berlokasi di Desa Betek Taman, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Percobaan dilakukan mulai bulan Agustus 1993 sampai April 1994. Perlakuan yang dicobakan adalah penyemprotan KN03 dengan konsentrasi 0, 25 dan 50 g/1 air sebanyak 1 liter tiap pohon pada percobaan pertama dan perlakuan penyiraman paclobutrazol dengan konsentrasi 0, 2.5 dan 5.0 g bahan aktif/1 air sebanyak 1 liter tiap pohon dengan waktu aplikasi Bulan Agustus (WI) dan Oktober (W2) pada percobaan kedua. Peubah yang diamati pada percobaan pertama adalah saat bunga terbentuk, jumlah malai bunga, jumlah malai berbuah, jumlah buah dan keadan trubus terakhir. Sedangkan peubah yang diamati pada percobaan kedua adalah saat bunga pertama muncul, lama berbunga, jumlah malai yang terbentuk, jumlah malai tiap tipe, kualitas malai, jumlah bunga kuncup, sempurna dan jantan, jumlah ranting terakhir tiap tanaman, keadaan trubus terakhir, panjang ranting dan jumlah tunas dari ranting contoh. Perlakuan kalium nitrat belum dapat dibuktikan aktif dalam menginduksi terjadinya bunga mangga tetapi dapat meningkatkan persentase malai berbuah dan persentase buah pada tanaman yang telah terinduksi untuk berbunga. Paclobutrazol dosis 2.5 dan 5.0 g tiap pohon dapat menginduksi pembungaan mangga dan bunga pertama muncul 142 hari setelah perlakuan Wl dan 96 setelah perlakuan W2. Perbedaan dosis paclobutrazol tidak menyebabkan perbedaan waktu berbunga dan perbedaan jumlah malai yang terbentuk, tetapi berpengaruh pada beberapa tipe malai yang terbentuk. Malai normal (tipe IV) lebih banyak pada perlakuan paclobutrazol 2.5 g dan ma1ai yang lrurang normal (tipe III) lebih banyak pada perlakuan 5.0 g bahan aktif. Waktu aplikasi tidak mempengaruhi kondisi trubus, panjang ranting dan jumlah tunas terbentuk dari ranting contoh, sedangkan dosis paclobutrazol 2.5 dan 5.0 g menurunkan aktivitas tanaman mengeluarkan flush baru sejak 111 - 64 HSP (17 Desember 1993) sampai 234 - 187 HSP (18 April 1994), mengbambat pemanjangan ruas dan menghambat pembentukan tunas baru. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcMangifera indica L. cv.id
dc.subject.ddcFloweringid
dc.titleStudi stimulasi pembungaan mangga (mangifera indica L. cv. Arumanis) dengan kalium nitrat dan paclobutrazolid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordMangoesid
dc.subject.keywordKalium nitratid
dc.subject.keywordPaclobutrazolid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record