Show simple item record

dc.contributor.advisorPandia, , Tabas
dc.contributor.advisorMarpaung, Purba
dc.contributor.advisorHardjowigeno, Sarwono
dc.contributor.authorHutabarat, Hotland
dc.date.accessioned2023-09-12T02:33:01Z
dc.date.available2023-09-12T02:33:01Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124623
dc.description.abstractTufa masam Toba (tufa liparit) yang terdaoat di daerah Sumatera Utara menyebar cukup luas, sekitar 2 juta hektar, mulai dari ketinggian 50 meter hingga mendekati 2000 meter dari atas permukaan laut. Perbedaan ketingglan ini menyebabkan perbedaan tingkat perkembangan tanah nya. Tingkat perkembangan tanah ditentukan berdasarkan sifat morfologis dan genesis tanah. Secara morfologis, ditetapkan berdasarkan pada kelengkapan horizon-horizon genetik dan kedalaman solumnya. Sedangkan secara genesis ditetapkan berdasarkan tingkat pelapukannya baik secara kuantitatif maupun kualitatif sebagai hasil evaluasi analisis fisika, kimia dan mineralogi tanahnya. Penelitian tanah daerah Sumatera Utara tahun 1988, menggunakan klasifikasi tanah sistem Taksonomi Tanah 1987. Sementara sistem klasifikasi tanah terus berkembang dengan terbitnya "Keys to Soil Taxonomy'' tahun 1990 dan tahun 1992. Pada penelitian ini disesuaikan dan berpedoman pada sistem Keys to Soil raxonomy 1992. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcSoil classificationid
dc.titleKlasifikasi dan perkembangan tanah berasal dari tufa masam toba daerah Sumatera Utaraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordTufa Masam Tobaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record