Studi taksonomi kultivar salak (Salacca zalacca var Zalacca) di Madura
View/ Open
Date
1994Author
Harsono, Tri
Hartana, Alex
Mogea, Johanis P
Darnaedi, Dedy
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Bangkalan, Madura, dikenal duabelas kultivar salak
daerah yang umumnya dibedakan berdasarkan morfologi buahnya.
Kultivar-kultivar ini belum pernah diteliti berdasarkan
kaedah yang sesuai dengan Kode Internasional Tatanama
Tanaman Budidaya, sehingga kemantapan dan kemungkinan untuk
diusulkan sebagai kultivar khas
pemutihan perlu dijajaki.
salak Madura melalui
Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa kultivar salak
yang ada di Madura berdasarkan analisis data morfologi,
anatomi, sitologi, dan pola pita isozim. Disamping itu juga
untuk menelusuri penciri tanaman jantan salak berdasarkan
analisis pola pita isozimnya.
Penelitian dimulai pada bulan Desember 1992 hingga
Januari 1994. Pengamatan morfologi dilakukan di kebun penduduk
di Kecamatan Bangkalan, Madura dan dilengkapi dengan
pengamatan koleksi kering, anatomi daun, dan kromosom di
Herbarium Bogoriense, dan analisis pola pita isozim di laboratorium
Biologi Tumbuhan PAU-Ilmu Hayat IPB. Pengamatan
anatomi dilakukan pada anak daun. Irisan membujur dilakukan
dengan mengerik permukaan abaksial dan adaksial anak daun.
Irisan melintangnya dilakukan dengan menggunakan irisan
beku. Pengamatan kromosom dilakukan terhadap akar dari semai
terpilih, menggunakan teknik pijat. Analisis isozim dilakukan
terhadap anak daun segar, menggunakan gel pati kentang
sebagai media dan dielektroforesis selama 4 - 6 jam. Selanjutnya
dilakukan pewarnaan untuk memunculkan pola pita hasil
elektroforesis. Sistem enzim yang diperiksa ada lima yai tu
Peroksidase (PER), Esterase (EST) , Acid Phosfatase (ACP),
Aspartat Amino Transferase (MT) dan Endopeptidase (ENP).
Pengelompokan kultivar-kultivar salak Madura dilakukan
dengan metode pengelompokan berdasarkan kesamaan ciri morfologi
dan Analisis Kelompok Jarak Euclid menggunakan pengelompokan
rata-rata ( "Group Average Clustering"), dari data
morfologi dan indeks stomata, dan data pola pita isozim,
serta gabungan ke duanya. Selain itu juga dilakukan pengelompokan
kultivar berdasarkan ciri morfologi. ...
