View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Veterinary
      • Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Veterinary
      • Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Efektivitas Dosis Hormon Follicle Stimulatingjzormone ( Fsh ) Dalam Metoda Superowlasi Pada Ternak Sapi

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (205.5Kb)
      Full Text (1.620Mb)
      Date
      2001
      Author
      Riandi, Armin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Superovulasi adalah proses biologis pertumbuhan, pematangan dan pelepasan sel telur dalam jumlah melebihi ovulasi alamiah yang pada pelaksanaan ernbrio transfer (TE) merupakan salah satu metode bioteknologi yang dapat digunakan untuk peninglcatan populasi bibit unggul. Transfer embrio merupakan suatu rangkaian proses koleksi embrio dari hewan betina unggul yang disebut donor sebelum tertanam di rahim dan dikoleksi untuk kemudian dipindahkan (transfer) pada hewan betina penerima (resipien) sampai berakhirnya masa kebuntingan. Stimulasi hormonal untuk merangsang ovulasi merupakan syarat pertama dalam menerapkan program TE pada ternak yang diarahkan pada perbanyakan gen dari ternak unggul melalui produksi ternak jantan dan betina, ini berarti bahwa tujuan TE adalah meningkatkan produksi ternak inuda sebagai prioritas dalanl produksi dan reproduksi menuju ke arah ltapasitas genetik yang lebih baik. Pada metode bioteknologi, faktor pendukung dalan program superovulasi pada TE yaitu penggunaan hormon gonadotropin eksogen. Salah satu hormon yang digunakan adalah jollicle srimulating hormone (FSH). Kajian ini bertujuan mengetahui perbandingan efektivitas berbagai taraf dosis hormon FSH untuk memperoleh kualitas embrio sapi yang baik. Data survey yang digunakan yakni data produksi embrio dari BET. Donor yang diambil datanya berjumlah 27 ekor terdiri dari sapi tipe perah dan tipe potong. IHonnon yang dipakai yaitu FSH dengan dosis total bervariasi yakni dari 30, 34 dan 36 mg. Data dianalisis dengan uji-t atau dengan analisis keragaman (Anova). Hasil kajian ketiga taraf dosis FSH ini, secara statistik tidak berbeda nyata ( P > 0,05 ) namun secara empiris terlihat adanya perbedaan pada dosis 34 mg yang memberikan hasil panen kualitas embrio yang tidak laik transfer cukup tinggi. Berdasarkan data yang terevaluasi dapat disarankan dalam metoda superovulasi rnenggunakan dosis FSH 30 mgl20 cc NaCL fisiologis untuk setiap donor. Dengan demikian, penggunaan dosis hormon yang kecil dalam metoda superovulasi pada kajian ini dapat memberikan keuntungan secara ekonomis seltaligus memperoleh kualitas embrio yang baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/12460
      Collections
      • Anatomy, Phisiology and Pharmacology [140]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository