Show simple item record

dc.contributor.advisorPriadi, Trisna
dc.contributor.authorHilmy Badruzzaman, Muhammad
dc.date.accessioned2023-08-22T23:46:19Z
dc.date.available2023-08-22T23:46:19Z
dc.date.issued2023-08
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124196
dc.description.abstractKayu cepat tumbuh saat ini banyak dibudidayakan masyarakat dan dimanfaatkan sebagai bahan furniture, bahan bangunan, atau penggunaan lainnya. Kayu manii (Maesopsiss eminii Engl.) merupakan jenis cepat tumbuh yang memiliki kelas awet rendah (IV) sehingga memerlukan teknologi peningkatan ketahan dari organisme perusak terutama yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas perlakuan kombinasi asam borat dengan minyak nabati dan pemanasan dalam ketahanan kayu Maesopsis eminii dari api, rayap, dan jamur di lapangan. Proses impregnasi asam borat dan minyak nabati (mimba, nyamplung, dan kemiri) dilakukan secara bertingkat dalam tangki dengan tekanan 7 kg cm-2 selama 4 jam. Selanjutnya dilakukan pemanasan dalam oven Memmert pada suhu 60 ºC, 120 ºC dan 180 ºC selama 4 jam. Pengujian yang dilakukan meliputi uji ketahanan api, uji lapang biodeteriorasi menyentuh dan tidak menyentuh tanah. Perlakuan asam borat pada umumnya meningkatkan ketahanan kayu dari pembakaran terutama yang dikombinasikan dengan minyak kemiri dan pemanasan 60 °C. Perlakuan minyak nabati (mimba, nyamplung, dan kemiri) meningkatkan ketahanan kayu dari biodeteriorasi di dalam dan di atas permukaan tanah. Pada umumnya kayu mengalami penurunan nilai kecerahan (L) (menjadi lebih gelap) setelah pemaparan alami.id
dc.description.abstractFast-growing species are widely cultivated by the community and used for furniture, building materials, or other uses. Manii wood (Maesopsiss eminii Engl.) is a fast growing species that has a low durability, class IV. So it requires technology to increase its resistance from, degrading organisms, especially that is environmentally friendly. This study aimed to examine the effectiveness of boric acid, vegetable oil and heating on the resistance of Maesopsis eminii wood against fire, termites and fungi in the field. The impregnation of boric acid and vegetable oils (neem, tamanu, and candlenut) were carried out in a tank with a pressure of 7 kg cm-2 for 4 hours. Then the wood samples were heated in a Memmert oven at 60 ºC, 120 ºC and 180 ºC for 4 hours. The following tests included fire resistance, above-ground and ground-contact biodeterioration field tests were carried out. Boric acid treatment generally increased the resistance of wood against fire, especially in combination with candlenut oil and heating at 60 °C. Treatment of vegetable oils (neem, tamanu, and candlenut) increased the resistance of wood against biodeterioration in above-ground and ground-contact field tests. In general, brightness value (L) of wood decreased (becoming darker) after natural exposure.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKetahanan Api dan Biodeteriorasi Kayu Maesopsis eminii Terimpregnasi Asam Borat dan Minyak Nabatiid
dc.title.alternativeThe Fire Resistance and Biodeterioration of Maesopsis eminii Wood Impregnated With Boric Acid and Vegetable Oilsid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcolorid
dc.subject.keywordfast growing woodid
dc.subject.keywordheatingid
dc.subject.keywordmodificationid
dc.subject.keywordweight lossid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record