| dc.description.abstract | Okra merupakan tanaman sayuran yang telah dibudidayakan di wilayah tropis
hingga subtropis, dan masuk telah lama di Indonesia. Manfaat okra bagi kesehatan
adalah untuk mencegah kanker dan obesitas. Tanaman ini memiliki peluang yang
bagus untuk dikembangkan, terutama di Indonesia ketersediaan varietas okra yang
berdaya hasil tinggi masih rendah. Namun, pada kenyatannya, keheterogenan iklim
di beberapa wilayah Indonesia sangat tinggi sehingga performa dari genotipe dapat
berbeda-beda di setiap lingkungan. Hal ini diakibatkan adanya interaksi genotipe
dengan lingkungan.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait
keragaan genotipe di empat lingkungan, mendapatkan informasi terkait interaksi
genotipe dengan lingkungan berikut dengan faktor iklim yang berperan di dalamnya
dan mendapatkan genotipe yang stabil dan berdaya hasil tinggi di seluruh
lingkungan yang diuji.
Percobaan ini menggunakan racangan kelompok lengkap teracak dengan
sepuluh genotipe diacak pada tiga blok pada setiap empat lingkungan. Analisis
ragam gabungan digunakan pada penelitian ini untuk mendapatkan informasi
interaksi genotipe dengan lingkungan.
Pengaruh interaksi yang nyata ditemukan pada beberapa karakter kuantitatif
yang diamati. Oleh karena itu respon genotipe di seltiap lingkungan akan berbeda-
beda. Rata-rata jumlah buah tertinggi diseluruh lingkungan ditunjukkan oleh
genotipe G3 (F6 Zahira/MC-13-7-15-21) dan varietas Naila. Hasil analisis faktorial
regresi menunjukkan faktor curah hujan berkontribusi paling besar terhadap
keragaman interaksi GxE pada produktivitas buah okra. Berdasarkan analisis
stabilitas dengan metode koefisien regresi, deviasi regresi, ASV dan koefisien
keragaman genotipe menunjukkan genotipe G6 (F6 Clemson/Stripe-3-10-15)
merupakan genotipe yang paling stabil. Analisis biplot AMMI dan GGE
memperkuat bahwa genotipe G6 (F6 Clemson/Stripe-3-10-15) merupakan genotipe
yang ideal di seluruh lingkungan. Selain itu, genotipe G1 (F6 Zahira/MB291-11-6-
1) merupakan genotipe yang cocok untuk dikembangkan di lingkungan Bogor 1
dan Bogor 2, genotipe G3 (F6 Zahira/MC-13-7-15-21) akan menunjukkan respon
produktivitas buah yang tinggi jika ditanam di Jember, sedangkan genotipe G4 (F6
Clemson/Naila-23-10-1-18) akan memiliki produktivitas buah yang tinggi jika di
tanam di Lampung. | id |