Show simple item record

dc.contributor.advisorAnas, Iswandi
dc.contributor.advisorRifai, Mien A.
dc.contributor.advisorYahya, Sudirman
dc.contributor.authorMala, Yanti
dc.date.accessioned2023-08-10T02:14:17Z
dc.date.available2023-08-10T02:14:17Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/123449
dc.description.abstractJerami padi adalah sumber bahan organik tanah sawah yang potensial. Hal ini disebabkan karena jerami padi dapat meningkatkan ketersediaan hara dan efcsiensi pemupukan. Dihasilkan setiap tahun dalam jumlah yang banyak dan tersedia di tempat bila diperlukan (in situ). Kendala utama dalam pemanfaatannya adalah tingginya kadar selulosa dan lignin jerami padi tersebut yang menyebabkan lamanya jerami mengalami pelapukan secara alamiah. Apabila digunakan jerami segar secara langsung, akan mengganggu terhadap awal pertumbuhan tanaman serta menyulitkan pengolahan tanah. Selanjutnya dikuatirkan sebagai penyumbang gas metan terbesar, karena terjadinya proses dekomposisi secara anaerob. Akibatnya, pemanfaatan jerami padi segar sebagai sumber bahan organik tanah sawah sering diabaikan petani, apalagi petani diburu oleh waktu tanam yang relatif pendek setelah panen. Salah satu usaha untuk mempercepat proses dekomposisi tersebut adalah dengan mengomposkannya secara aerobik. Salah satu faktor penentu kecepatan perombakan, adalah tersedianya organisme perombak penghasil enzim-enzim yang sesuai dengan bahan yang akan dirombaknya. Banyak peneliti melaporkan bahwa Trichoderma adalah salah satu jamur yang potensial untuk merombak jerami padi, karena Trichoderma mempunyai enzim-enzim selulosa yang lengkap dibandingkan dengan jamur lainnya, mempunyai habitat yang luas dan spesies yang banyak, sehingga dengan demikian mempunyai daya tumbuh dan kemampuan yang berbeda-beda dalam merombak jerami padi. Tujuan penelitian ini adalah, 1. Memp8roleh galur Trichoderma yang mempunyai kemampuan yang tinggi dalam mengomposkan jerami padi. 2. Mempelajari pengaruh inokulasi galur Trichoderma terhadap laju pengomposan jerami padi. Telah dilakukan isolasi dari 170 contoh yang berasal dari 82 contoh kayu lapuk, 59 contoh tanah, 21 contoh jerami lapuk dan 8 contoh kotoran sapi yang dikoleksi dari beberapa daerah di Provinsi Sumatera Barat. Hasil isolasi diperoleh 60 galur Trichoderma yang terdiri dari 48% berasal dari kayu lapuk, 45% dari tanah dan 7% berasal dari jerami padi, sedangkan dari kotoran sapi tidak ditemukan. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcTrichodermaid
dc.subject.ddcRice strawid
dc.subject.ddccompossing Manure Genetic selectionid
dc.titleSeleksi dan penggunaan galur Trichodeuna untuk meningkatkan laju pengomposan jerami padiid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record