View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan Perangkat Mikrofluida Benang Rajut, Nilon, dan Katun untuk Menilai Hematokrit Domba Bunting, Model Dehidrasi dan Septicemia

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.343Mb)
      Fullteks (2.649Mb)
      Lampiran (830.3Kb)
      Date
      2023-08
      Author
      Suhari, Luciana Pegitasa
      Ulum, Mokhamad Fakhrul
      Afiff, Usamah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mikrofluida merupakan media transpor cairan dalam skala mikro. Perangkat mikrofluida berbasis benang memiliki prinsip kerja kapilaritas. Perangkat mikrofluida berbasis benang telah banyak diterapkan dalam teknologi biomedis untuk membantu perkembangan alat diagnosis. Perangkat mikrofluida berbasis benang rajut, nilon, dan katun dikembangkan untuk menilai hematokrit domba betina bunting. Sampel darah dikoleksi dari masing-masing kelompok domba yaitu jantan (n=3), betina tidak bunting (n=3), betina bunting (n=3). Sampel darah yang telah dikoleksi diberikan tiga perlakuan yaitu peningkatan konsentrasi (model dehidrasi), tanpa perlakuan (model normal), dan pengenceran (model septicemia). Hasil penelitian menunjukkan kondisi dehidrasi memiliki nilai hematokrit yang tinggi dan kondisi septicemia memiliki nilai hematokrit yang rendah. Nilai hematokrit dapat dibaca setelah darah merembes pada benang hingga 2 menit. Nilai hematokrit dengan standar laboratorium memiliki hubungan yang berbanding terbalik dengan panjang rembesan darah pada perangkat mikrofluida. Nilai R 2 menunjukkan kesesuaian hasil hematokrit pada perangkat mikrofluida dengan standar laboratorium yaitu pada benang rajut 0,945, nilon 0,757, dan katun 0,951. Sampel darah yang akan digunakan untuk mendapatkan nilai hematokrit sebaiknya tidak lebih dari 48 jam setelah pengambilan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122931
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2186]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository