Show simple item record

dc.contributor.advisorDarusman, Dudung
dc.contributor.advisorL. W. Sondakh
dc.contributor.advisorM. Wullur
dc.contributor.authorPrang, Jantje D.
dc.date.accessioned2023-07-29T13:47:25Z
dc.date.available2023-07-29T13:47:25Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122805
dc.description.abstractTujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : (a) untuk memperoleh gambaran deskriptif pola/bentuk pengelolaan usaha tambak yang memanfaatkan potensi hutan mangrove, dan bagaimana usaha serta arah yang dilakukan untuk mempertahankan kelestarian lingkungan hidup dan kelanjutan ekosistem yang ada di kawasan mangrove, dalam rangka pengembangan pertambakan di Kabupaten Minahasa (b) untuk menganalisis usaha tambak udang dan bandeng yang memanfaatkan potensi-yang _ada di kawasan hutan mangrove (c) untuk menganalisis efisiensi produksi usaha tambak udang dan bandeng. baik dalam menggunakan lahan konversi kawasan mangrove maupun input-input lainnya. Lokasi penelitian Kabupaten Hinahasa, meliputi kecamatan Likupang, Wori, Bitung Tengah, Tombariri, Kauditan dan Belang, yang ditetapkan secara purposive dengan pertimbangan terdapat kegiatan pengelolaan usaha tambak di kawasan mangrove. Sehubungan dengan usaha tersebut di atas. akan dikaji dan dianalisis hal-hal mengenai : (1) bagaimana pola pengelolaan pertambakan di Kabupaten Minahasa (2) bagaimana pengaruh input produksi terhadap tingkat produksi udang maupun bandeng (3) bagaimana efisiensi penggunaan input produksi dan bagaimana mengoptimalisasikan input input tersebut. Hasil penelitian menunjukkan, pengelolaan tambak di kawasan hutan mangrove kurang memperhitungkan potensi yang dimiliki oleh hutan mangrove, padahal input produksi luas lahan pertambakan, tenaga kerja; besar/jumlah populasi dan banyaknya/jumlah makanan mempengaruhi produksi udang maupun produksi bandeng. Hal ini tentunya dapat menurunkan kemampuan kawasan mangrove sekaligus dapat menurunkan tingkat produksi yang berakibat pada · penurunan pendapatan petani tambak. Selanjutnya, hasil analisis menunjukan bahwa penggunaan input belum efisien Cperlu ditambal0, namun harus dilakukan secara proporsional mengingat antara lahan mangrove dan tingkat produksi ada hubungan linear positif yang berarti kawasan mangrove perlu dipertahankaR untuk menjaga kelestarian ekosistem pantai/kawasan hutan mangrove.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcFisheriesid
dc.subject.ddcBranchish water fisheriesid
dc.titleAnalisis usaha tambak di kawasan hutan mangrove kabupaten Minahasaid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record