Show simple item record

dc.contributor.advisorWicaksono, Ardilasunu
dc.contributor.advisorBasri, Chaerul
dc.contributor.authorNuriski, Meisi
dc.date.accessioned2023-07-27T01:25:06Z
dc.date.available2023-07-27T01:25:06Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122700
dc.description.abstractPeternakan sapi potong di Kabupaten Barru rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk penyakit skabies. Penelitian ini bertujuan menganalisis data distribusi kejadian penyakit secara temporal dengan mengukur kecepatan penyebaran, dan secara spasial dengan memetakan wilayah berisiko skabies selama tiga tahun terakhir. Data dalam penelitian ini menggunakan rekapan dari Dinas Peternakan dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner terstruktur. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan mengukur incidence rate dan menggambarkan peta risiko menggunakan geographic information system (GIS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan incidence rate, kecepatan rata-rata penyebaran skabies pada sapi potong di Kabupaten Barru sebesar 13 kasus per 10000 ekor—tahun. Nilai incidence rate tersebut selalu meningkat setiap tahunnya. Kejadian penyakit paling tinggi terjadi di kecamatan Mallusetasi dengan incidence rate sebesar 35 kasus per 10000 ekor—tahun. Terdapat 2 wilayah yang tergolong ke dalam risiko tinggi, yaitu Kecamatan Mallusetasi dan Kecamatan Tanete Riaja. Tindakan pengendalian yang telah dilakukan belum berhasil dalam mengurangi kecepatan penyebaran penyakit.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcveterinary scienceid
dc.titleDistribusi Penyakit Skabies pada Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbeef cattleid
dc.subject.keyworddistributionid
dc.subject.keywordincidence rateid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record