View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efek Pemberian Asam Gelugur (Garcinia atroviridis) dan Kunci Pepet (Kaempferia rotunda) terhadap Kadar Glukosa Tikus Obes.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.926Mb)
      Date
      2019
      Author
      S.M. Leluala
      Rahminiwati, Min
      Satyaningtijas, Aryani Sismin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan kadar glukosa darah melebihi batas normal merupakan tanda diabetes melitus. Diabetes melitus dibagi menjadi 3 tipe. Pada DM tipe 2 akan disertai dengan peningkatan bobot badan yang berlebih atau yang lebih dikenal dengan obesitas. Salah satu upaya untuk mencegah peningkatan glukosa pada penderita DM tipe 2 adalah dengan mengurangi bobot badan yang dapat dilakukan dengan obat pelangsing. Obat pelangsing terdiri atas obat pelangsing sintetis dan alami. Asam gelugur dan kunci pepet adalah salah satu antiobesitas alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian asam gelugur dan kunci pepet sebagai obat pelangsing terhadap kadar glukosa tikus obes. Penelitian ini menggunakan 70 ekor tikus yang dibagi kedalam 7 kelompok perlakuan dengan masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor tikus. Setelah digemukan tikus diberi akuades sebagai kontrol negatif, orlistat sebagai kontrol positif, asam gelugur dan kunci pepet dengan dosis (115 mg/200 g BB satu kali sehari, 345 mg/200 g BB satu kali sehari, 1036 mg/200 g BB satu kali sehari, 115 mg/200 g BB dua kali sehari, 345 mg/200 g BB dua kali sehari). Pengukuran kadar glukosa dilakukan 3 kali, yaitu sebelum penggemukan, setelah penggemukan, dan setelah perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan pemberian asam gelugur dan kunci pepet sebagai obat pelangsing dengan dosis pemberian 115 mg/200 g BB diberikan satu kali sehari memperlihatkan hasil yang paling efektif untuk menurunkan kadar glukosa.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122443
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository