| dc.description.abstract | Peningkatan jumlah penduduk menjadi faktor perubahan penutupan lahan di Kecamatan Cisarua. Monitoring perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penutupan lahan menggunakan citra Landsat 8 tahun 2015 dan 2022, menganalisis perubahan penutupan lahan, dan menganalisis kesesuaian penutupan lahan dengan RTRW tahun 2016-2036. Analisis citra dilakukan dengan metode klasifikasi secara digital yaitu maximum likelihood classification. Akurasi hasil klasifikasi citra tahun 2022 sebesar 90,75% sehingga hasil klasifikasi dapat digunakan sebagai analisis lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan penutupan lahan yang mengalami perubahan terbesar adalah lahan terbangun dengan peningkatan sebesar 367,06 ha. Namun, penutupan lahan yang dominan di Kecamatan Cisarua pada tahun 2015 dan 2022 adalah hutan primer. Hal tersebut disebabkan karena status pola ruang pada RTRW adalah enclave kawasan hutan. Meskipun demikian, kesesuaian penutupan lahan tahun 2015 dan 2022 dengan RTRW Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan luas penutupan lahan yang sudah sesuai dengan pola ruangnya. Pada tahun 2022, luas kesesuaian lahan mencapai 56,23% dari total luas Kecamatan Cisarua. | id |