Show simple item record

dc.contributor.advisorBey, Ahmad
dc.contributor.advisorPawitan, Hidayat
dc.contributor.advisorSoedarsono
dc.contributor.authorRuntunuwu, Eleonora
dc.date.accessioned2023-07-17T15:12:42Z
dc.date.available2023-07-17T15:12:42Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122107
dc.description.abstractDalam menyusun rencana kegiatan dan anggaran kebun teh, diperlukan informasi mengenai produksi teh di masa datang, yaitu berupa hasil prakiraan. Hal ini dimaksudkan antara lain untuk penyediaan bahan, tenaga kerja, transportasi, kapasitas olah pabrik, dan lain-lain. Iklim merupakan salah satu faktor yang menentukan produksi teh, terdiri dari beberapa komponen, seperti penyinaran matahari, curah hujan, hari hujan, suhu, dan kelembaban udara. Beberapa peneliti (Carr, 1972; Williams,1982) mengemukakan pengaruh setiap unsur iklim terhadap pertumbuhan, perkembangan dan produksi teh. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model parametrik yang menyatakan hubungan antara beberapa unsur iklim dengan produksi teh, yang akan digunakan untuk memprakira- kan kuantitas produksi di masa datang. Metode yang dipilih untuk merumuskan model adalah metode kausal dengan pendekatan regresi (multiple linear regression ). Koefisien linier berganda korelasi peubah bebas yang relatif tinggi menunjukkan multikolinieritas antar peubah bebas. ada antar masalah Pendekatan yang di- gunakan untuk mengatasi masalah multikolinieritas tersebut adalah analisis analyisis). komponen (principal component utama Berdasarkan data iklim tenggang-waktu (disimbolkan dengan k) setiap rerata bulanan (1973-1988), unsur iklim adalah k = 2 untuk lama penyinaran X2(t), k = 1 untuk cu-rah hujan X3(t), dan suhu udara X5(t), dan k = 0 untuk hari hujan X4(t), suhu tanah 10 Cm X6(t), suhu tanah 20 Cm X7(t), dan kelembaban udara X8(t). Dengan analisis komponen utama, diperoleh tiga kelompok utama yang mempengaruhi produksi teh, yaitu (a) kelompok suhu tanah dan curah hujan (Z1*), (b) kelompok 'suhu dan kelembaban udara (Z2*), dan (c) kelompok 'lama penyinaran (Z3*). Dari ketiga kelompok ini terpilih dua ke- lompok, yakni Z2* dan Z3*, yang kemudian dikombinasikan dengan faktor luas panen X1(t), untuk merumuskan model prakiraan produksi teh. Hasil persamaan yang diperoleh adalah: logY(t) = f(logX1(t), Z1, Z2*),..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcBeverage plantsid
dc.subject.ddcCamellia sinensisid
dc.subject.ddcTeaid
dc.titlePrakiraan Produksi Teh (Camellia Sinensis (L.) O. Kuntzo) Menggunakan Data Iklim Pusat Penelitian Perkebunan Gambung Kebun Percobaan Pasir Saronggeid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordClimateid
dc.subject.keywordTea Plantid
dc.subject.keywordRainid
dc.subject.keywordSolar Radiationid
dc.subject.keywordAir and ground temperatureid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record