Show simple item record

dc.contributor.advisorSoedigdo, Soeheni
dc.contributor.authorSikumbang, Amri Napis
dc.date.accessioned2023-07-16T13:26:38Z
dc.date.available2023-07-16T13:26:38Z
dc.date.issued1983
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122016
dc.description.abstractTumbuhan Pua ( Hedychium coronarium ) termasuk famili Zingiberaceae yang hidup pada kawasan berair, berkembang biak secara alamiah dan merupakan tanaman liar. Di Sumatera Barat rhizoma Pua biasa digunakan sebagai ramuan obat tradisional dan bahan rempah-rempah. Minyak atsiri Pua yang tumbuh di Indonesia pada umumnya dan Sumatera Darat khususnya belum ada diteliti, Pada penelitian ini minyak atsiri rhizoma Fua diisolasi dengan destilasi uap kontinu, jumlah komponen dalam minyak atsiri ini ditentukan dengan kromatografi lapisan tipis dan kromatografi gas. Didapat 4 noda pa- da KLT dan 4 puncak utama pada kromatogram GLU. Terhadap minyak atsiri rhizoma Pua dilakukan analisa kromo for dengan spektrofotometri ultraviolet, gugus fungsi dengan spektrofotometri inframerah dan be- rat molekul masing-masing komponen dengan spektrometri massa. Dari fragmentasi spektrometri massa dapat disim- pulkan bahwa komponen utama minyak atsiri rhizoma rua adalah alpha pinen, beta pinen, 1,8-cineol dan linalool. Dalam rangka penelaahan sifat keaktipan farmako- logis dari minyak atsiri rhizoma rua diteliti efeknya terhadap jamur Aspergillus niger dan bakteri Escherichia coli dan ternyata tak menghambat pertumbuhannya.id
dc.language.isoidid
dc.titlePenentuan komponen utama minyak atsiri pua (hedychium coronarium) dengan Gc-Msid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordMinyak atsiriid
dc.subject.keywordZingiberaceaeid
dc.subject.keywordJamur aspergillusid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record