Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwono
dc.contributor.advisorLubis, Iskandar
dc.contributor.advisorWidiarta, I Nyoman
dc.contributor.authorGunawan, Achmad
dc.date.accessioned2023-07-13T04:32:54Z
dc.date.available2023-07-13T04:32:54Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121730
dc.description.abstractPemupukan nitrogen (N) penting dalam budidaya tanaman padi, akan tetapi kondisi yang sering ditemui yaitu adanya praktek pemupukan yang berlebih di masyarakat terutama pupuk Urea yang dapat menyebabkan kerentanan tanaman terhadap serangan penyakit salah satunya adalah penyakit tungro. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi pemupukan nitrogen yang mempengaruhi kejadian tungro. Percobaan dilakukan di lapangan dan rumah kaca berupa uji penularan dan preferensi serangga vektor terhadap perbedaan dosis pupuk. Kegiatan uji penularan dan pengujian lapangan menggunakan rancangan Split Plot RAK dengan tiga ulangan. Petak utama varietas yaitu Ciherang, IR64 dan Inpari 36 Lanrang, serta anak petak dengan kombinasi pupuk majemuk dan nitrogen (urea) yang diatur dosisnya dengan empat taraf yaitu 1. Kurang dari rekomendasi setara 30 kg ha-1 nitrogen; 2) Dosis rekomendasi KATAM setara 145 kg ha-1; 3) 191 kg ha-1 nitrogen, dan 4) 260 kg ha-1. Sebelum dilakukan penanaman di lapangan dilakukan penularan massal di persemaian. Kegiatan uji penularan dan uji preferensi menggunakan serangga vektor dan sumber inokulum yang diperoleh dari lapangan yang diperbanyak dan dipelihara di Rumah Kaca. Hasil penelitian menunjukkan serangga vektor tungro lebih memilih varietas IR 64 dan Ciherang untuk berkembang yang ditunjukan dari hasil uji preferensi dan uji penularan menghasilkan varietas Inpari 36 Lanrang sedikit dihinggapi serangga vektor tungro dan hasil uji penularan yang lebih baik dari varietas uji lain. Varietas Inpari 36 Lanrang menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan varietas Ciherang dan IR 64 yang ditunjukkan oleh hasil pengamatan peubah agronomi baik vegetatif dan generatif tanaman yang lebih baik dibandingkan varietas lain. Sedangkan pemupukan berpengaruh pada pertumbuhan serangga vektor tungro pada fase nimfa pada awal stadia pertumbuhan tanaman serta hasil gabah di lapangan. Sedangkan pemupukan mempercepat umur berbunga hanya pada percobaan rumah kaca. Secara umum infeksi virus tungro menyebabkan tanaman tertekan pertumbuhannya yang diindikasikan dari tanaman kerdil, jumlah anakan menjadi sedikit, umur tanaman panjang, jumlah gabah hampa yang tinggi, dan berakibat pada hasil yang rendah. Varietas Inpari 36 Lanrang tahan tungro, dikombinasikan dengan pemupukan sesuai dosis rekomendasi dianjurkan untuk mengendalikan penyakit tungro di lapangan, yang memperlihatkan hasil lebih tinggi dibandingkan taraf dosis pemupukan yang lain.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.titlePeran Varietas dan Pemupukan Nitrogen dalam Pengendalian Penyakit Tungro Pada Tanaman Padiid
dc.title.alternativeThe Role of Varieties and Nitrogen in Tungro Disease Control in Rice Plantsid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordPemupukanid
dc.subject.keywordnitrogenid
dc.subject.keywordpenyakit tungroid
dc.subject.keywordpenampilan agronomisid
dc.subject.keywordwereng hijauid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record