Show simple item record

dc.contributor.advisorSyarief, Atjeng M.
dc.contributor.advisorSuliantari
dc.contributor.authorSinto
dc.date.accessioned2023-07-12T03:16:15Z
dc.date.available2023-07-12T03:16:15Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121566
dc.description.abstractPenyimpanan adalah salah satu tahap kegiatan pas­ca panen selain penanganan (handling) dan peningkatan daya guna atau pengolahan (processing). Kegiatan pe - nyimpanan terutama ditujukan untuk pengamanan dalam arti pencegahan, penghindaran atau pengurangan kerugian dengan daya seoptimal mungkin. Penyimpanan pangan bagi sesuatu negara adalah mutlak karena keamanan dan kecukupan pangan, stabilitas harga, stabilitas POLEKSOS HANKAM (Politik, Ekonomi, Sosial dan Pertahanan Keamanan) bahkan kemantapan dalam diplomasi luar negeri bergantung pada stok pangan nasi­onal. Pada tingkat petani peranan penyimpanan penting untuk benih, pengamanan hasil, memperoleh keuntungan, cadangan untuk paceklik, pemupuk modal, dan secara ti - dak langsung merangsang kenaikan produksi. Selama penyimpanan, kualitas kedele .mengalami pe -nurunan dimana sering terjadi susut, baik susut kuanti­tas maupun susut kualitas. Makin lama penyimpanan, ma­kin besar pula susut yang terjadi. Untuk menekan susut selama penyimpanan, terutama penyimpanan jangka panjang diperluf<an metoda penyimpanan yang lebih baik.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.titlePengaruh aspek hidrotermik terhadap susut kualitatif, mutu mikrobiologi dan teknologi dalam penyimpanan kedeleid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordStorageid
dc.subject.keywordSoybeansid
dc.subject.keywordQualityid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record