| dc.description.abstract | Setiap pasangan calon pemimpin rakyat melaksanakan kampanye agar dipilih ketika menjelang pemilihan umum. Terdapat beragam cara untuk melakukan kampanye, salah satunya melalui media sosial Twitter. Opini melalui tweet dapat dimanfaatkan untuk mengukur sentimen yang muncul mengenai opini seseorang terhadap kandidat wakil rakyat sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Penelitian ini menganalisis sentimen masyarakat yang berkaitan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Pengambilan data Twitter menggunakan API Twitter pada tanggal 19-26 November 2018 dan 3-10 Desember 2018. Penelitian ini menggunakan data Twitter sebanyak tiga mention milik masing-masing pasangan Capres Cawapres dan sebanyak lima tagar trending topic yang berkaitan dengan isu pemilihan umum. Penelitian ini membagi sentimen menjadi 3 kelas, yaitu positif, negatif, dan netral. Pemodelan klasifikasi menggunakan algoritme Naïve Bayes. Penelitian ini memperoleh akurasi yang baik sebesar 74.31% sebagai hasil dari pemodelan klasifikasi. Pengembangan pada penelitian selanjutnya diharapkan pengumpulan data dilakukan pada momen-momen yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu. | id |