Show simple item record

dc.contributor.advisorManuwoto, Sjafrida
dc.contributor.advisorSosromarsono, Soemartono
dc.contributor.advisorMusa, M. Sjarkani
dc.contributor.authorPakih, Jatti Supriati
dc.date.accessioned2023-07-11T13:51:50Z
dc.date.available2023-07-11T13:51:50Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121464
dc.description.abstractTujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui biologi dan preferensi H. antonii Pada Klon Teh TRI 2024 dan 2025. TRI Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Teh dan Kina Gambung, serta survai d: Cianjur. Percobaan meliputi: 1) Biologi pada siklus klon TRI 2024 dan TRI 2025, hidup, keperidian dan yang ukur an Balai Pasir H. terdiri ser angga Interaksi dari Penelitian Sarongge, antoni i dari (bobot tubuh imago dan lebar kepala nimfa); 2) antara tanaman preferensi luas bercak percobaan serta uji t. dengan serangga, yang terdiri H. antonii terhadap kedua klon akibat tusukan serangga itu. dianalisis dengan cara pendekatan tersebut Semua : dan hasil eksploratif Siklus hidup H. antonii dicoba pada pucuk teh (p+3m) gelas plastik berisi air Kasa yang Perkembangannya diletakkan dari telur dalam sampai dalam kurungan serangga Rata-rata itu menjadi imago dan meletakan telur siklus hidup H. antonii pada diamati. TRI 2024 (40.9 hari) dan TRI 2025 (39.7 hari) tidak berbeda. Rata- rata keperidian pada klon TRI 2025 (190.7 butir) lebih tinggi dibanding pada TRI 2024 (101 butir). Lamanya hidup sebagai imago, bisa sampai 50 hari pada. TRI 2024 Sampai 56 hari pada TRI 2025. Bobot tubuh 10 ekor yang diambil dari TRI 2025 (83.4 mg) dibanding dari TRI 2024 (69.2 mg). Lebar lebih kepala umur 0, 5, 10 dan 15 hari tidak berbeda nyata pada klon yang diuji, sedang pada umur 20 hari ada yang nyata. Rata-rata lebar kepala pada TRI 2025 mikrometer) adalah lebih besar dibanding pada (1036.1 mikrometer). dan betina berat nimfa kedua perbedaan (1106.3 TRI 2024 Preferensi imago H. antonii terhadap klon TRI TRI 2025 diuji terhadap tanaman dan bentuk pucuk. Tidak teh dalam terdapat 2024serangga Rata-rata itu menjadi imago dan meletakan telur siklus hidup H. antonii pada diamati. TRI 2024 (40.9 hari) dan TRI 2025 (39.7 hari) tidak berbeda. Rata- rata keperidian pada klon TRI 2025 (190.7 butir) lebih tinggi dibanding pada TRI 2024 (101 butir). Lamanya hidup sebagai imago, bisa sampai 50 hari pada. TRI 2024 Sampai 56 hari pada TRI 2025. Bobot tubuh 10 ekor yang diambil dari TRI 2025 (83.4 mg) dibanding dari TRI 2024 (69.2 mg). Lebar lebih kepala umur 0, 5, 10 dan 15 hari tidak berbeda nyata pada klon yang diuji, sedang pada umur 20 hari ada yang nyata. Rata-rata lebar kepala pada TRI 2025 mikrometer) adalah lebih besar dibanding pada (1036.1 mikrometer).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcField cropsid
dc.subject.ddcTeaid
dc.titleBiologi dan preferensi Helopeltis antonii Signoret (Miridae : Hemiptera) pada klon teh TRI 2024 dan TRI 2025id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordInsectsid
dc.subject.keywordHelopeltis antoniiid
dc.subject.keywordMiridaeid
dc.subject.keywordHemipteraid
dc.subject.keywordTeaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record