| dc.description.abstract | Penelitian keadaan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran Cu dan Zn tersedia dalam tanah berdasarkan tang- gapan jagung, serta mengevaluasi hara mikro Cu dan Zn ter- sedia tanah bagi pertumbuhan kelapa berdasarkan tanggapan jagung.
Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan kelapa dan pengambilan contoh tanah dari 40 lokasi yang tersebar di Kabupaten Minahasa dengan metode "purposive sampling". Kemudian setiap contoh tanah di analisis awal secara leng- kap, dan selanjutnya setiap contoh tanah tersebut dipakai untuk percobaan pot dalam rumah kaca. Tiap pot ditanami dengan jagung. Perlakuan yang diberikan pada setiap con- toh tanah adalah: (1) tanpa Zn atau Cu (perlakuan 0); (2) diberi Zn (perlakuan +Zn); (3) diberi Cu (perlakuan +Cu). Setelah berumur sebulan jagung dipanen dan ditimbang bobot keringnya. Untuk mengetahui ketanggapan jagung terhadap Zn dan Cu tersedia tanah dari setiap contoh tanah, dinilai berdasarkan Bobot kering Relatif Tanaman (BKRT). Adapun BKRT dihitung dari nisbah bobot kering jagung perlakuan 0 dengan bobot kering jagung perlakuan +Zn atau +Cu, dikali- kan 100 persen.
Dari penelitian ini didapatkan Zn dan Cu tanah berko- relasi positif terhadap Mn dan Fe tersedia tanah, organik tanah dan jumlah liat dalam tanah. berkorelasi tanah. Selain negatif dengan Mg dan Ca dapat ditukar dalam bahan itu
Tanggapan jagung terhadap Zn dan Cu menjadi meningkat, tersedia tanah jika tanah-tanah dikelompokkan dasar sifat kimia tanahnya. tanah kurang atas Pada Zn korelasinya 0.83 bila dikelompokkan berdasarkan P tersedia dalam dari 10.9 ppm; Ca dapat ditukar 2 tanah 5 me; dan pH 5.5 6.5; serta Zn tersedia tanahnya kurang dari 5 - ppm. Sedangkan pada Cu korelasinya 0.54 bila tanah dikelompok- kan berdasar P tersedia tanah kurang dari 10.9 ppm, dan Ca antara 2 dan 5 me. | id |