Show simple item record

dc.contributor.advisorSajogyo, Pujiwati
dc.contributor.advisorRusli, Said
dc.contributor.advisorWigna, Winati
dc.contributor.authorSutrisna, Dedi
dc.date.accessioned2023-07-10T14:04:37Z
dc.date.available2023-07-10T14:04:37Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121309
dc.description.abstractMemiliki rumah/tempat tinggal yang layak masyarakat berpenghasilan rendah merupakan masalah sangat besar. Hal ini disebabkan kemampuan bagi yang ekonomi mereka yang sangat terbatas, sehingga mereka sangat membutuhkan "uluran tangan". Mengingat masyarakat yang memerlukan bantuan pengadaan perumahan melebihi separuh jumlah penduduk Indonesia, maka pemerintah telah mengeluarkan kebijakan mengenai hunian beragam tipe rumah dalam konsep hunian berbanding 1:3:6 (1 rumah mewah berbanding 3 rumah menengah, berbanding 6 rumah sederhana). Dari sudut pandang sosiologis, konsep/pola itu akan mengkondisikan (merekayasa) hunian stratifikasi sosial dengan tegas bila ketiga jenis/tipe hunian tersebut disatuhamparankan. Hal itu akan nampak berbagai pola hubungan yang timbul dari hidup bermasyarakat (struktur sosial) dan tergambar dari suatu perbedaan tingkatan sosial, jarak sosial dan bentuk integrasi sosial antar strata itu. Dari segi fisik bangunan, ketidakselarasan antar strata bisa pula terjadi akibat kekurangbaikan di dalam perencanaan tapak (site planning) bangunan maupun perencanaan bagian dalam bangunan perumahan itu sendiri…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcSocial structuresid
dc.subject.ddcBalanced Occupancy Patternid
dc.titleStruktur Sosial Rekayasa Di Lingkungan Perumahan "Pola Hunian Berimbang"id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordPembangunan Perumahanid
dc.subject.keywordSosial dan Interaksiid
dc.subject.keywordKomunikasi Desa dan Kotaid
dc.subject.keywordKemampuan Ekonomiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record