| dc.description.abstract | Bradyrhizobium japonicum merupakan bakteri penambat molekul nitrogen bebas (N2) yang bersimbiosis dengan akar tanaman kedelai dengan cara memben- tuk bintil. Bakteri ini berpotensi untuk meningkatkan produksi kedelai ter- utama pada lahan asam, melalui simbiosis antara B. japonicum toleran asam dengan kedelai yang juga toleran asam. Bradyrhizobium japonicum toleran asam yang diperoleh melalui skrining mikrobiologis dan kemampuannya berkompetisi dalam membentuk bintil akar dapat dievaluasi dengan menggunakan penanda molekuler yang stabil dan handal.
Penanda molekuler yang dapat digunakan untuk menelaah aktivitas bakteri di habitat alaminya, antara lain adalah gen inaZ pada plasmid pJL1703, gen xylE pada plasmid pXYLE1, dan gen resistensi kanamisin dari Tn903 yang dibawa transposon mini-Tn5 (pUTmini-Tn5Kan). Penanda molekuler terpilih adalah yang paling stabil dan mampu diekspresikan oleh B. japonicum.
Penelitian ini bertujuan : (i) menganalisis kemampuan galur-galur B. japo- nicum toleran asam mengekpresikan gen inaZ, gen xylE dan gen KanR serta kemampuannya dalam membentuk bintil akar, (ii) menentukan gen yang dapat digunakan sebagai penanda molekuler pada B. japonicum, (iii) menelaah kompetisi galur-galur B. japonicum toleran asam dalam membentuk binti akar kedelai dengan menggunakan penanda molekuler yang sesuai.
Ketiga gen penanda tersebut masing-masing ditransfer ke B. japonicum dengan teknik konjugasi. Pemindahan gen inaZ dan gen xylE dilakukan secara triparental mating, sedangkan gen Kan secara diparental mating. Mating dilaku- kan di atas filter millipore dengan pori-pori 0.45 um di atas media Luria Agar (LA) yang dimodifikasi…dst | id |