Show simple item record

dc.contributor.advisorSoviana, Susi
dc.contributor.advisorAmin, Akhmad Arif
dc.contributor.authorKurnia, Andri
dc.date.accessioned2023-07-10T08:45:42Z
dc.date.available2023-07-10T08:45:42Z
dc.date.issued2023-07
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121282
dc.description.abstractPelabuhan laut merupakan area terbatas dan pintu masuk yang strategis bagi masuknya vektor penular penyakit karantina dan penyakit menular potensial wabah, sehingga perlu dipertahankan bebas dari kehidupan vektor dan agen infeksius. Satu di antara vektor yang berperan penting dalam masalah kesehatan masyarakat adalah lalat. Lalat merupakan vektor mekanik penyakit disentri, kolera, typhoid, kecacingan, gatal pada kulit dan diare. Kantor Kesehatan Pelabuhan merupakan garda terdepan untuk pencegahan masuknya penyakit dari wilayah pelabuhan serta memiliki tugas pemantauan kepadatan dan pengendalian lalat di pelabuhan agar menjamin pelabuhan bebas dari penyakit tular vektor. Penelitian ini dilakukan area perimeter dan buffer Pelabuhan Teluk Bayur. Area perimeter adalah wilayah kerja pelabuhan yang berada di dalam batas pagar pelabuhan sedangkan area buffer merupakan wilayah penyangga di luar pelabuhan meliputi permukiman penduduk dan Pasar Gaung yang berlokasi dekat dengan pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman jenis lalat, mengukur kepadatan lalat, prevalensi infestasi lalat, dan status kerentanan lalat pengganggu terhadap dua golongan insektisida yaitu piretroid (sipermetrin) dan neonikotinoid (imidakloprid). Pengumpulan sampel lalat dilakukan dengan cara menangkap lalat pada tempat perindukan lalat di area perimeter dan permukiman dan pasar menggunakan tangguk serangga kemudian dilakukan identifikasi dengan kunci identifikasi lalat yang dibuat oleh Tumrasvin dan Shinonaga (1977), Spradbery (2002) dan Akbarzadeh et al. (2015). Pengukuran kepadatan lalat dilakukan dengan menggunakan fly grill sedangkan prevalensi infestasi lalat dilakukan menggunakan fly sticky paper yang dipasang pada tempat berkumpulnya lalat/Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Pengukuran status kerentanan lalat diawali dengan pemeliharaan koloni lalat yang mendominasi di area perimeter, permukiman dan pasar sampai menghasilkan keturunan generasi pertama (F1), setelah itu dilakukan uji kerentanan lalat pengganggu menggunakan metode botol CDC. Terdapat sepuluh spesies dari lima famili lalat yaitu Musca domestica, M. bakeri, M. fasciata, Chrysomya megacephala, C. saffranea, C. rufifacies, Lucilia sericata, Sarcophaga haemorroidalis, Fannia canicularis, dan Drosophila repleta. Indeks keragaman lalat menunjukkan kategori sedang, diantaranya area perimeter sebesar 1,32, permukiman 1,21 dan pasar sebesar 1,10. Kepadataan lalat menunjukkan hasil bervariasi, yaitu rendah di area perimeter dan tinggi di permukiman dan pasar. Prevalensi infestasi lalat menunjukkan lalat famili Calliphoridae lebih mendominasi di area permukiman, sedangkan famili Muscidae lebih mendominasi di pasar. Status kerentanan lalat M domestica dan C. megacephala terhadap imidakloprid dan sipermetrin menunjukkan status terduga resisten (kematian 80-<98%), akan tetapi M. domestica (koloni perimeter dan pasar) dan C. megacephala (koloni perimeter) menunjukkan status rentan (kematian ≤ 98%) terhadap sipermetrin. Program pengendalian lalat pengganggu di Pelabuhan Teluk Bayur diketahui bahwa telah lebih dari 10 (sepuluh) tahun terakhir menggunakan jenis insektisida dan dosis yang sama. Adanya perbedaan status kerentanan lalat di area perimeter, permukiman, dan pasar diduga terjadi akibat penggunaan insektisida oleh masyarakat dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang. Pengelolaan sampah dan sanitasi lingkungan yang rendah juga berperan dalam memelihara populasi lalat yang resisten, karena ketersedian makanan dan habitat yang menunjang kehidupan lalat untuk lebih cepat berkembangbiak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah kepustakaan dan memberikan informasi dasar dalam upaya pengendalian lalat di Pelabuhan.id
dc.description.sponsorshipPusat Standarisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Pustanserdik) BPPSDMK Kemenkes RIid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeragaman Jenis, Kepadatan Dan Status Kerentanan Lalat Pengganggu Di Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang Sumatera Baratid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordChrysomya megacephalaid
dc.subject.keyworddiversity indexid
dc.subject.keywordfliesid
dc.subject.keywordfly susceptibility statusid
dc.subject.keywordMusca domesticaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record