Show simple item record

dc.contributor.advisorSugianto, Tjahjadi
dc.contributor.advisorSinaga, Rudolf S.
dc.contributor.advisorRasahan, Chairil A
dc.contributor.authorHarianto
dc.date.accessioned2023-07-10T06:58:11Z
dc.date.available2023-07-10T06:58:11Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121249
dc.description.abstractPertanaman temoakau di Indonesia m,,sih diselengga­rakan secara tradisionil. Dari seluruh pertanaman tembs1 kau, 92.16 persen ditanam oleh petani di pedesaan. Pro­duktivitas pertanaman tembakau petani lebih renctah dari­pada perkebunan negara dan swasta. Pada penelitian ini akan dianalisa.apakah petani telah mengusahakan usahatani tembakaunya dengan efisien. Untuk memperoleh data dilakukan survai di kecamatan Am­bulu dan Wuluhan yang:termasuk dalam kabupaten Jember. Dan sebagai model penelitian digunakan model fungsi pro­duksi Cobb-Douglas. Untuk menghasilkan daun tembakau krosok (kering­ lembab) dibutuhkan dua tahapan :proses produksi. Pada tahap pertama dihasilkan daun tembakau basah, yang da­pat dikelompokkan dalam empat macam kualitas berdasar­kan letaknya pada batang. Tahap pertama ini berlangung di tingkat usahatani. Sedangkan tahap kedua adalah ta­hap pengolahan dari daun tembakau basah menjadi daun tembakau krosok. Daun krosok dapat dibedakan dalam ti­ga macam kualitas berdasarkan kegunaannya dalam indus­tri cerutu.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTobaccoid
dc.subject.ddcIntensificationid
dc.titleAnalisa efisiensi usahatani tembakau peserta program intensifikasi tembakau Besuki Na-Oogstid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordTobaccoid
dc.subject.keywordindus­tri cerutuid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record