| dc.contributor.advisor | Soepardi, Goeswono | |
| dc.contributor.advisor | Go Ban Hong | |
| dc.contributor.author | Djuhartono, Fransciscus Xaverius | |
| dc.date.accessioned | 2023-07-08T23:54:41Z | |
| dc.date.available | 2023-07-08T23:54:41Z | |
| dc.date.issued | 1989 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/121148 | |
| dc.description.abstract | Tanah mineral masam adalah tanah utama dan terluas di Indonesia. Rendahnya produktivitas tanah tersebut erat berkaitan dengan kemasaman tanah yang tinggi dan kejenuhan basa sangat rendah. Di samping itu juga keracunan Aldan kekurangan P merupakan faktor pembatas utama bagi pertumbuhan tanaman pangan umumnya pada tanah tersebut.
Pemberian kapur untuk meniadakan keracunan Aldan menaikkan pH tanah. Penambahan unsur hara mikro seng dan tembaga, dimaksudkan untuk mengurangi pengaruh buruk akibat pengapuran terhadap kedua unsur tersebut.
Sebagai bahan pangan kedelai memegang peranan penting di dalam rangka perbaikan gizi masyarakat Indonesia. Tanaman kedelai kurang toleran terhadap Aldan kemasaman tanah. Oleh karena itu produksi kedelai pada tanah mineral masam yang tidak dikapur selalu rendah, bahkan tidak berproduksi jika tidak dipupuk. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | id |
| dc.subject.ddc | Soil | id |
| dc.subject.ddc | Leguminosae | id |
| dc.title | Pengaruh pemberian kapur, seng dan tembaga terhadap pertumbuhan, kandungan kedelai (Glycine max L. Merril) di tanah masam Jambi | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Soybeans | id |
| dc.subject.keyword | Dolomit | id |
| dc.subject.keyword | Zinc | id |
| dc.subject.keyword | Cuprum | id |