| dc.description.abstract | Pada mulanya tanaman jambu mete dikembangkan seba- gai tanaman penghijauan bagi daerah kritis. Akan tetapi sejak pertengahan tahun 1972, jambu mete dicanangkan oleh pemerintah sebagai salah satu komoditi ekspor non tradi sional yang potensial. Melalui Unit Pelaksana Proyek, (UPP), sejak tahun 1980 di Pulau Lombok dikembangkan program perluasan pertanaman jambu mete dengan tujuan po- kok untuk meningkatkan pendapatan petani dan memberikan kesempatan kerja kearah diversifikasi vertikal, disamping menghijaukan dan memulihkan kembali kondisi daerah kritis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhma- na pengembangan tanaman jambu mete tersebut akan memberi- kan keuntungan/manfaat bagi petani, bagi UPP dan bagi ma- syarakat secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja UPP-PJM Unit I Gangga Kabupaten Lombok Ba - rat. Secara spesifik persoalan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah:..dst | id |