Show simple item record

dc.contributor.advisorSabiham, Supiandi
dc.contributor.advisorSudarsono, Widjaja-Adhi, I. P. G.
dc.contributor.authorPujiastuti, Elisabeth Sri
dc.date.accessioned2023-06-26T02:14:09Z
dc.date.available2023-06-26T02:14:09Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120169
dc.description.abstractTanah kering dengan tingkat pelapukan relatif lanjut yang pada umumnya berkemasaman tinggi yang mulai dibuka. sebagai areal sawah menampilkan sejumlah masalah. Salah satunya yang berpengaruh buruk terhadap tanaman padi yang ditanam disana adalah meningkatnya kandungan Fe larut dalam air mencapai level toksik. Pengamatan terhadap trans- formasi bentuk besi pada tanah-tanah yang mulai disawahkan dimaksudkan untuk memahami perilaku besi di bawah kondisi penggenangan, agar dapat dicarikan pemecahan masalahnya. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Jurusan Ilmu Tanah dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah IPB, serta Laboratorium Biokimia Balai Penelitian Tanaman Pa- ngan Cimanggu, yang dilaksanakan dalam suatu time series. Contoh tanah diambil dari Darmaga (Fluventic Humitropept dan Typic Tropohumult) Haplohumult). dan dari Gajrug (Typic Perlakuan tingkat pengelolaan air yang diberikan adalah penggenangan terus menerus dan penggenangan berkala. Inkubasi dilakukan selama 25 hari, lalu tanaman ..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcSoil Scienceid
dc.subject.ddcSoil fertilityid
dc.titleBentuk-bentuk beri dalam tanah yang disawahkan pada dua tingkat pengelolaan air dan pengaruhnya terhadap tanaman padiid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordRiceid
dc.subject.keywordBobot gabahid
dc.subject.keywordKandungan Feid
dc.subject.keywordAmonium oxalatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record