| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menentukan wilayah (zona) agroekologi untuk pengembangan tebu berdasarkan potensi bio-fisik dan menentukan wilayah yang sesuai untuk pertanaman tebu berda- sarkan analisis neraca air di Sumatera Utara.
Konsep dan metodologi pendekatan yang digunakan dalam pene- litian ini terdiri dari beberapa tahap. Pertama menentukan wilayah agroekologi tebu melalui super-imposed peta tanah, isohyet, topografi (elevasi) dan lereng. Wilayah agroekologi tebu yang dinyatakan sesuai adalah daerah yang memiliki curah hujan 1000 8 %. 2500 mm per tahun, elevasi 0 1000 m dpl. dan lereng 0 - Kedua, penentuan wilayah kesesuaian tebu dengan "matching" wilayah agroekologi dengan sifat fisik dan kimia lahan (sesuai persyaratan tumbuh tebu). Selanjutnya ditumpang-tindihkan dengan peta tata guna hutan kesepakatan (TGHK)…dst | id |