Show simple item record

dc.contributor.advisorAnwar, Affendi
dc.contributor.advisorGonarsyah, Isang
dc.contributor.advisorSutomo, Slamet
dc.contributor.authorNikoyan, Anas
dc.date.accessioned2023-06-21T07:59:28Z
dc.date.available2023-06-21T07:59:28Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119804
dc.description.abstractSulawesi Tenggara memiliki luas perairan 794.584 km² dengan potensi produksi sebesar 746.792 ton ikan segar per tahun. Dari potensi produksi (perikanan yang tersedia) tersebut, hingga tahun 1995 yang termanfaatkan baru sekitar 53,47 %. Industri perikanan di kawasan teluk Kendari telah dikembangkan sejak tahun 1980-an. Selama kurun waktu 1990 1996, pangsa subsektor perikanan terhadap PDRB Sulawesi Tenggara hanya berkisar antara 5,28 % 5,66 %. Sementara sumbangannya pada PDRB Kotamadya Kendari mengalami penurunan, dari 8,06 % pada tahun 1995 menjadi 7,20 % pada tahun 1996. Selain itu, perkembangan industri perikanan di kawasan tersebut telah menyebabkan tersingkirnya sebagian besar nelayan tradisonal, karena kalah bersaing dalam mendapatkan hasil tangkapan ikan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcCooperative activies - Cooperative farmingid
dc.titleAnalisis ekonomi kelembagaan kemitraan usaha masyarakat nelayan dengan industri perikanan di kawasan Teluk Kendari Kotamadya Kendari Propinsi Sulawesi Tenggaraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordPrincipal agent relationid
dc.subject.keywordFisherid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record