Identifikasi Local Climate Zone (LCZ) sebagai Upaya Mitigasi Urban Heat Island (UHI) di Wilayah Bogor
Date
2023Author
Azhar, Wulan Hidayah
Dasanto, Bambang Dwi
Hidayati, Rini
Metadata
Show full item recordAbstract
Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki tingkat urbanisasi tertinggi
di Indonesia setelah DKI Jakarta yaitu 89,3%. Wilayah Bogor merupakan
kabupaten dan kota dengan laju pertumbuhan penduduk terbesar di Jawa Barat yaitu
2,41% dan 1,67% pada 2010 hingga 2019. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi
serta urbanisasi menyebabkan kegiatan pembangunan kawasan terbangun
meningkat signifikan yang menyebabkan terjadinya fenomena Urban Heat Island
(UHI). Local Climate Zone merupakan sistem klasifikasi lahan perkotaan yang di
dasarkan pada karakteristik morfologi kota dan merupakan tren baru untuk
mengukur fenomena UHI. Penelitian ini bertujuan mendapatkan klasifikasi lanskap
wilayah Bogor berdasarkan sistem klasifikasi LCZ menggunakan metode
WUDAPT, mendapatkan pola sebaran UHI permukaan, dan memberikan usulan
alternatif strategi mitigasi UHI yang dapat dilakukan berdasarkan klasifikasi LCZ.
Analisis menggunakan data citra satelit Landsat 8 dan data citra Google Earth
sebagai referensi. Hasil klasifikasi menunjukkan wilayah Bogor memiliki 5 Builtup LCZ (LCZ 2,3,6,9, dan 10) dan 7 Land-cover LCZ (LCZ A-G). LCZ A, LCZ D,
dan LCZ 3 merupakan tipe LCZ yang mendominasi wilayah Bogor dengan
persentase 36%, 25,5% dan 11,4% dari keseluruhan wilayah Bogor. Wilayah
dengan tipe LCZ 3, LCZ 10, dan LCZ E termasuk dalam intensitas UHI sangat
tinggi dengan rata-rata suhu permukaan 30,4
oC, 31,3oC, dan 30,4oC. Wilayah
dengan tipe LCZ 6 dan LCZ 2 termasuk dalam intensitas UHI tinggi dengan ratarata suhu permukaan 29,9
oC dan 29,5
oC. Alternatif strategi mitigasi UHI yang
diusulkan yaitu penerapan green walls, green roofs, greening of parking lots,
vegetation around buildings, reflective walls, reflective roofs dan high-albedo
pavements.
