Penentuan zat-zat makanan dalam isi rumen sapi dan pemanfaatannya dalam ransum ayam petelur tipe medium pada masa pertumbuhan dan produksi

Date
1987Author
Abbas, M. Hafil
Sugandi, Dawan
Wahju, Juju
H. Martojo
R. Widjajakusuma
Aunuddin
A. T. A. Karossi
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian dilaksanakan di Stasiun Percobaan Bahan Makanan Campuran untuk Ternak, Lembaga Kimia Nasional (Puslitbang Kimia Terapan), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung, dari tanggal 8 Januari 1984 sampai 28 Januari 1986.
Penelitian bertujuan untuk mempelajari dan meneliti gizi isi rumen (limbah RPH) serta cara pengolahan guna meningkatkan mutu isi rumen sehingga dapat dimanfaatkan semaksimalnya untuk bahan campuran makanan ayam. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi ataupun pedoman dalam penetapan cara-cara pengolahan dan jumlah pemberian untuk menyusun ransum ayam yang tepat serta ekonomis.
Sebagai cuplikan isi rumen, dipergunakan isi rumen berasal dari sapi Peranakan Ongole yang mendapat makanan jerami padi sebelum sapi dipotong. Penilaian gizi mencakup: analisis proksimat, kandungan mineral, vita-min dan asam amino, serta komposisi kimia berupa serat deterjen netral (NDF) dan serat deterjen asam (ADF).
Pengolahan terhadap isi rumen dilakukan dengan cara menghidrolisis isi rumen dengan filtrat air abu sekam yang diperkaya dengan campuran mineral, otoklaf dan sekali gus dilakukan uji coba terhadap ayam broiler dan petelur tipe medium.
Bagi penelitian utama, dipergunakan ayam petelur tipe medium galur Dekalb-Warren dari PT Cipendawa, Jakarta sebanyak 960 ekor. Sistem kandang yang digunakan yaitu: "colony cage" yang masing-masing petak dan kandang sistem ditempatkan sebanyak 16 ekor ayam dara, "single cage" untuk ayam petelur. Ransum yang diguna kan pada masa dara, ransum disusun dengan energi 2900 kkal/kg dan protein 14.50%. Ransum pada periode berproduksi mengandung energi 2 850 kkal/kg dengan protein 18%. Kesemua ransum disusun isokalori dan isoprotein.
Makanan dan air minum diberikan ad libitum.
Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Leng-kap yang disusun menurut pola Faktorial 5 x 3 x 2 de ngan dua ulangan, dan tiap kombinasi perlakuan dari 16 ekor ayam sebagai unit percobaan. terdiri
Sebagai faktor pertama ialah tingkat pemberian isi rumen yang terdiri dari lima taraf: 0, 4, 8, 12 dan 16 persen dalam ransum, faktor kedua tiga taraf pengolahan isi rumen yakni: isi rumen biasa (IRB), isi rumen dihidrolisis dengan filtrat air abu sekam yang diperkaya dengan mineral (IRAASM) dan otoklaf (IROT). Faktor ketiga terdiri dari dua taraf penambahan DL-Metionin, O dan 0.15%.
Data yang diperoleh dari penelitian ini diolah dengan sidik ragam. Untuk membedakan pengaruh antar kelompok perlakuan dilakukan Uji LSD dan Uji Jarak Berganda Duncan.
Untuk melihat penyebaran angka kematian digunakan "independent test". ...
Collections
- DT - Animal Science [366]

